Aplikasi Trichoderma harzianum dan Air Kelapa Muda Fermentasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji = Aplication of Trichderma harzianum and Fermented Young Coconut Water on the Growth and Production of Shallots (Allium ascalonicum L.) Seed Origin.


IRFAN, MUH. (2025) Aplikasi Trichoderma harzianum dan Air Kelapa Muda Fermentasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji = Aplication of Trichderma harzianum and Fermented Young Coconut Water on the Growth and Production of Shallots (Allium ascalonicum L.) Seed Origin. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G011211253-3ecOpA4aM98sYn1W-20250519110718.jpeg

Download (78kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G011211253-1-2.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G011211253-dp.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G011211253-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Rendahnya produksi bawang merah tidak sebanding dengan tingginya permintaan pasar. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan perbaikan teknik budidaya yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan Trichoderma harzianum dan air kelapa muda fermentasi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh kedua perlakuan tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Metode. Penelitian dilaksanakan di Kebun KWT Alamanda, Makassar dari Mei-September 2024, menggunakan Rancangan Petak Terpisah. Faktor pertama adalah Trichoderma harzianum dengan tiga dosis (0 g, 30 g, 60 g per petak), dan faktor kedua adalah konsentrasi air kelapa muda fermentasi dengan empat taraf (0%, 20%, 40%, dan 40%). Hasil. Penelitian menunjukkan adanya interaksi antara dosis Trichoderma harzianum 30 g dan konsentrasi air kelapa muda fermentasi 40% yang memberikan pengaruh signifikan terhadap bobot umbi segar (36,89 g), bobot umbi kering (29,67 g), produksi umbi per petak (0,74 kg), dan produksi umbi per hektar (7,39 ton). Dosis Trichoderma harzianum berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (37,50 cm), jumlah daun (7,79 helai), luas bukaan stomata (87,88 µm2) dan diameter umbi segar (34,74 mm). Konsentrasi air kelapa muda fermentasi memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 42 HSPT(38,07 cm), jumlah daun(8,15 helai), klorofil (318,84), luas bukaan stomata (94,78 µm2), jumlah umbi per rumpun (2,14 umbi), diameter umbi segar (36,53 mm), dan diameter umbi kering (31,93 mm). Kesimpulan. Aplikasi Trichoderma harzianum 30 gram per petak serta penggunaan air kelapa muda fermentasi dengan konsentrasi 20–38% berpotensi menjadi alternatif dalam teknologi budidaya bawang merah yang lebih berkelanjutan, karena dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis dan mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Air kelapa fermentasi, bawang merah lokananta, biofertilizer
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 19 Dec 2025 00:18
Last Modified: 19 Dec 2025 00:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51766

Actions (login required)

View Item
View Item