Analisis Faktor Risiko Kejadian Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) di RSUD Kota Makassar Tahun 2024 = Analysis of Risk Factors for Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) Incidents at Makassar City Hospital in 2024


JANNA, TRI ANUGRAH SAPUTRI (2025) Analisis Faktor Risiko Kejadian Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) di RSUD Kota Makassar Tahun 2024 = Analysis of Risk Factors for Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) Incidents at Makassar City Hospital in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
K011211045-AEYsj4Kbw5d3RfyZ-20250515174952.jpg

Download (339kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K011211045-1-2.pdf

Download (762kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K011211045-dp.pdf

Download (471kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
K011211045-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

TRI ANUGRAH SAPUTRI JANNA. Analisis Faktor Risiko Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) di RSUD Kota Makassar Tahun 2024 (dibimbing oleh A. Arsunan Arsin) Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi, terutama di negara seperti Indonesia. Salah satu tantangan utama pengendalian TB ada resistensi obat, seperti Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB), yang terus meningkat di Sulawesi Selatan, termasuk di RSUD Kota Makassar sebagai rumah sakit rujukan TB RO. Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko kejadian MDR-TB pada pasien TB di RSUD Kota Makassar Tahun 2024. Metode: Penelitian Case Control. Populasi penelitian adalah pasien TB yang dirawat di RSUD Kota Makassar. Jumlah kelompok kasus sebanyak 34 dan kelompok kontrol sebanyak 74. Uji statistic yang digunakan adalah perhitungan nilai OR. Hasil: Riwayat pengobatan (OR 10,7 CI 95% 3,4 – 37), dan efek samping obat (OR 41 CI 95% 11,6 – 159) merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian MDR-TB. Sementara, jenis kelamin (OR 2,1 CI 95% 0,8 – 5,2), usia (OR 0,5 CI 95% 0,1 – 2,5), kepatuhan pengobatan (OR 1,1 CI 95% 0,3 – 4,1), dan riwayat komorbiditas (OR 1,4 CI 95% 1,4 – 3,7) tidak termasuk sebagai faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian MDR-TB di RSUD Kota Makassar. Kesimpulan: Faktor risiko dari kejadian MDR-TB diantaranya adalah riwayat pengobatan TB dan efek samping obat. Upaya pencegahan dan pengendalian MDR-TB dapat difokuskan pada manajemen riwayat pengobatan TB, pengendalian efek samping obat, dan perbaikan status gizi pasien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: MDR TB, Faktor Risiko, TB RO
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 18 Dec 2025 06:44
Last Modified: 18 Dec 2025 06:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51756

Actions (login required)

View Item
View Item