HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN BEBAN KERJA MENTAL SEBAGAI FAKTOR KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT DAERAH SAWERIGADING PALOPO = Relationship Between Nutritional Status and Mental Workload as Factors of Work Fatigue Among Nurses in the Inpatient Room at Sawerigading Palopo Regional Hospital


RAHMAYANTI M., NURUL (2025) HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN BEBAN KERJA MENTAL SEBAGAI FAKTOR KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT DAERAH SAWERIGADING PALOPO = Relationship Between Nutritional Status and Mental Workload as Factors of Work Fatigue Among Nurses in the Inpatient Room at Sawerigading Palopo Regional Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
K011181318-nzsjZdk7EimaVtwF-20250515203223.jpg

Download (344kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K011181318-1-2.pdf

Download (837kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K011181318-dp.pdf

Download (824kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
K011181318-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 May 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kelelahan kerja merupakan masalah umum di kalangan perawat yang berdampak negatif pada kualitas pelayanan kesehatan. Kelelahan menunjukkan kondisi yang berbeda setiap individu, namun semuanya bermuara pada hilangnya efisiensi dan menurunnya kapasitas kerja juga ketahanan tubuh. Kinerja perawat terkait dengan beban kerja yang dapat mempengaruhi kesempatan dan kemampuan tenaga perawat dalam menerapkan peran dan fungsinya melayani pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan beban kerja mental dengan kelelahan kerja pada perawat instalasi rawat inap di RSUD Sawerigading Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi survei analitik dengan rancangan cross-sectional menggunakan uji chi-square. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling dan mendapat hasil sebanyak 107 perawat. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2) & Kuesioner Rating Scale Mental Effort (RSME) serta pengukuran antropometri. Hasil: Hasil uji univariat, didapatkan jenis kelamin status gizi perawat gemuk 57%, beban kerja mental dengan usaha yang cukup berat 72,9% dan mengalami kelelahan kerja tingkat “lelah” 79,4%. Hasil uji bivariat, pada analisis hubungan status gizi dan kelelahan kerja (p-value=0,615) dan hubungan beban kerja mntal dan kelelahan kerja (p-value=0,803) pada perawat instalasi rawat inap di RSUD Sawerigading Palopo tahun 2024. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan beban kerja mental dengan kelelahan kerja perawat instalasi rawat inap. Disarankan untuk mengelola beban kerja mental dan kelelahan kerja dengan lebih efektif, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan mental. dapat mengerjakan tugas dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: status gizi; beban kerja; kelelahan kerja
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 17 Dec 2025 05:56
Last Modified: 17 Dec 2025 05:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51725

Actions (login required)

View Item
View Item