MELANIA, ANNISA (2025) EFEKTIVITAS MEDIA FILTRASI KARBON AKTIF KAYU KESAMBI DAN ABU SEKAM PADI DALAM MENURUNKAN AIR SADAH (CACO₃) MENJADI AIR BERSIH DI DESA LANCA KABUPATEN BONE = THE EFFECTIVENESS OF ACTIVATED CARBON FILTRATION MEDIA FROM KESAMBI WOOD AND RICE HUSK ASH IN REDUCING HARD WATER (CACO₃) INTO CLEAN WATER IN LANKA VILLAGE, BONE REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K062231012-Cover.jpg
Download (576kB) | Preview
K062231012-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (900kB)
K062231012-dp(FILEminimizer).pdf
Download (480kB)
K062231012-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 15 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Mata air Waecinnonge di Desa Lanca, Kabupaten Bone, merupakan sumber air utama bagi masyarakat setempat. Namun, warga sering melaporkan masalah terkait kesadahan air yang tinggi, yang ditandai dengan terbentuknya endapan kerak berwarna putih kekuningan pada pipa dan wadah penampungan air. Kondisi ini mengindikasikan adanya konsentrasi senyawa kapur yang tinggi pada air tanah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas karbon aktif kayu Kesambi dan abu sekam padi sebagai media biofiltrasi dalam menurunkan kadar kesadahan air. Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (Quasi experiment) yaitu penelitian ini menganalisis efektivitas karbon aktif kayu kesambi dan abu sekam padi dengan ijuk dalam menurunkan tingkat kesadahan air pada parameter kesadahan, kalsium, magnesium, dan besi. Penelitian ini membandingkan 2 kelompok media filtrasi yakni kelompok eksperimen menggunakan kombinasi karbon aktif kayu kesambi dan abu sekam padi sedangkan kelompok kontrol menggunakan media filtrasi ijuk. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas media filtrasi dalam menurunkan semua parameter pada kelompok eksperimen menunjukkan nilai rata-rata kesadahan yaitu 261,12 mg/l, kalsium yaitu 103,67 mg/l, magnesium yaitu 8,06 mg/l, dan besi yaitu 0 mg/L. Efektivitas media filtrasi pada kelompok kontrol menunjukkan nilai rata-rata kesadahan yaitu 280,52 mg/l, kalsium yaitu 115,32 mg/l, magnesium yaitu 8,09 mg/l, dan besi yaitu 0 mg/L. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen nilai signifikan (sig) pada parameter kesadahan, kalsium, dan magnesium sebesar 0,109 (ρ >0,05) dan parameter besi sebesar 0,083 (ρ >0,05), artinya tidak ada perbedaan secara signifikan terhadap kualitas parameter yang diuji. Pada kelompok kontrol nilai signifikan (sig) pada parameter kesadahan, kalsium, dan magnesium sebesar 0,109 (ρ >0,05) dan parameter besi 0,083 (ρ >0,05), artinya tidak ada perbedaan secara signifikan terhadap kualitas parameter yang diuji. Kesimpulan. Analisis efektivitas filtrasi pada media filter eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa media filter yang efektif digunakan dalam menurunkan semua parameter yaitu kelompok eksperimen. Penggunaan karbon aktif kayu Kesambi dan abu sekam padi sebagai biofilter merupakan metode yang efektif untuk mengurangi kesadahan air dan meningkatkan kualitas air. Oleh karena itu, pendekatan ini memiliki potensi untuk diimplementasikan sebagai solusi berkelanjutan untuk pengolahan air sadah di daerah dengan kondisi yang sama.
Keyword : Air Sadah, Karbon Aktif, Kayu Kesambi, Abu Sekam Padi, Teknologi Tepat Guna.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hard water, Activated Carbon, Kesambi wood, Rice Husk asb. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 07:14 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 07:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51722 |
