Efek Pemberian Kombinasi Obat Anti TB (OAT) dan Kapsul Biji Labu Kuning Terhadap Kadar Hemoglobin dan Berat Badan Pada Pasien TB Di Kabupaten Majene = The Effect Of Anti-Tuberculosis Drug And Pumpkin Seed Capsule Combination On Hemoglobin Levels And Body Weight In Tuberculosis Patients In Majene Regency


FINARSHY, RIMA (2025) Efek Pemberian Kombinasi Obat Anti TB (OAT) dan Kapsul Biji Labu Kuning Terhadap Kadar Hemoglobin dan Berat Badan Pada Pasien TB Di Kabupaten Majene = The Effect Of Anti-Tuberculosis Drug And Pumpkin Seed Capsule Combination On Hemoglobin Levels And Body Weight In Tuberculosis Patients In Majene Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K042231005-Cover.jpg

Download (49kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K042231005-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (463kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K042231005-dp(FILEminimizer).pdf

Download (265kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K042231005-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pengobatan tuberkulosis dengan obat anti tuberkulosis (OAT) sering menimbulkan efek samping, termasuk penurunan berat badan dan kadar hemoglobin. Suplementasi gizi, seperti kapsul biji labu, dapat memberikan dukungan tambahan dalam meningkatkan status gizi dan hasil pengobatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh kombinasi obat anti tuberculosis (OAT) dan kapsul biji labu kuning terhadap kadar hemoglobin dan berat badan pada pasien TB di Kabupaten Majene. Metode. Desain quasi eksperimental dengan dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang menerima OAT dan kapsul biji labu kuning serta kelompok kontrol yang hanya menerima OAT selama 3 bulan. Total sampel yang digunakan adalah 57 sampel, dibagi menjadi 28 sampel pada kelompok intervensi dan 29 sampel pada kelompok kontrol. Pengambilan data dilakukan melalui pemeriksaan berat badan, pemeriksaan kadar hemoglobin, dan recall 24 hours. Uji statistik yang digunakan meliputi Paired T-Test, Wilcoxon, Independent T-Test, dan Mann-Whitney dengan nilai p<0,05 dianggap signifikan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, zat besi, dan seng meningkat secara signifikan lebih banyak pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,001) setelah intervensi. Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan berat badan yang lebih signifikan (2,4 ± 1,5 kg) dibandingkan dengan kelompok kontrol (0,8 ± 0,8 kg) (p < 0,05). Kadar hemoglobin juga meningkat lebih signifikan pada kelompok intervensi (1,3 ± 1,6 g/dL) dibandingkan dengan kelompok kontrol (0,5 ± 1,2 g/dL) (p = 0,002). Kesimpulan. Kombinasi kapsul biji labu kuning dan obat anti tuberkulosis (OAT) secara signifikan meningkatkan berat badan dan kadar hemoglobin pada pasien TB, menunjukkan potensinya sebagai intervensi gizi komplementer.

Keyword : Obat Anti Tuberkulosis, Kapsul Biji Labu Kuning, Tuberkulosis, Berat Badan, Kadar Hemoglobin.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Anti-tuberculosis drugh, Pumpkin seed capsules, Tuberculosis, Body weight, Hemoglobin levels.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 17 Dec 2025 07:10
Last Modified: 17 Dec 2025 07:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51716

Actions (login required)

View Item
View Item