IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN LAPANGAN "RD” PADA DAERAH PANAS BUMI MENGGUNAKAN METODE AUDIO- FREQUENCY MAGNETOTELLURIC (AMT) MODE TE DAN TM = IDENTIFICATION OF SUBSURFACE STRUCTURE OF ‘RD’ FIELD IN GEOTHERMAL AREA USING AUDIO-FREQUENCY MAGNETOTELLURIC (AMT) METHOD OF TE AND TM MODES


REZKY, REZKY (2025) IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN LAPANGAN "RD” PADA DAERAH PANAS BUMI MENGGUNAKAN METODE AUDIO- FREQUENCY MAGNETOTELLURIC (AMT) MODE TE DAN TM = IDENTIFICATION OF SUBSURFACE STRUCTURE OF ‘RD’ FIELD IN GEOTHERMAL AREA USING AUDIO-FREQUENCY MAGNETOTELLURIC (AMT) METHOD OF TE AND TM MODES. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
H061201004-ZNQ3YLWK8uchUGyT-20250515174645.png

Download (262kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
H061201004-1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
H061201004-dp.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
H061201004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 April 2027.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Lapangan panas bumi “RD” yang diperkirakan berada pada zona magmatisme Gunung Malintang. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan penampang inversi (2D) guna memetakan sebaran nilai tahanan jenis bawah permukaan berdasarkan kedalaman. Metode. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan geofisika dengan teknik Audio-Frequency Magnetotelluric (AMT), yang berfungsi dalam mengidentifikasi sistem panas bumi secara rinci. Metode AMT bekerja dengan mengukur medan listrik (E) dan medan magnet (H) secara simultan di permukaan bumi sebagai fungsi terhadap perioda. Hasil. Pemodelan inversi (1D) menggunakan kurva TE-TM yang merepresentasikan hubungan nilai tahanan jenis semu terhadap kedalaman. Model inversi 2D dibangun dari mode pengukuran TE-TM terbagi menjadi 4 profil lintasan. Hasil pemodelan memperlihatkan rentang tahanan jenis 90 – >1000 ohm.m, dengan zona tahanan jenis rendah (< 20 ohm.m) diinterpretasikan sebagai lapisan penudung (Caprock), yang muncul pada elevasi sekitar 2000 mdpl. Zona tahanan jenis menengah (100 – 300 ohm.m) diasosiasikan sebagai zona reservoir dengan ketebalan bervariasi, sementara zona tahanan jenis tinggi (300 – >1000 ohm.m) diasumsikan sebagai batuan dasar (Heat Source). Kesimpulan. Sistem panas bumi di daerah "RD" berdasarkan data AMT menunjukkan keberadaan batuan metamorf, batuan intrusi, dan batuan vulkanik yang berumur dari zaman Karbon hingga Holosen. Di daerah ini terdapat struktur geologi berupa depresi di sekitar gunung api, serta patahan dan kelurusan yang umumnya berarah barat laut–tenggara. Struktur berarah barat laut–tenggara ini diduga menjadi jalur utama keluarnya mata air panas di lokasi tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Metode Audio-Frequency Magnetotelluric (AMT); Sistem Panas Bumi; Tahanan Jenis; Inversi; Mode TE-TM.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 17 Dec 2025 05:27
Last Modified: 17 Dec 2025 05:27
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51708

Actions (login required)

View Item
View Item