AISYAH, NUR (2025) ANALISIS PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN PADA AREAL HUTAN KEMASYARAKATAN LESTARI ALAM DI DESA PALAKKA, KECAMATAN BARRU, KABUPATEN BARRU = Analysis of Sustainable Livelihoods in Community Forest Areas in Palakka Village, Barru District, Barru Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211064-nto59ei3gbNrl1PC-20250806074010.png
Download (191kB) | Preview
M011211064-1-2.pdf
Download (528kB)
M011211064-dp.pdf
Download (196kB)
M011211064-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
NUR AISYAH. Analisis Penghidupan Berkelanjutan Pada Areal Hutan Kemasyarakatan Di Desa Palakka, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. (dibimbing oleh Makarennu.). Latar belakang. Hutan kemasyarakatan merupakan skema perhutanan sosial di hutan negara yang memberdayakan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kemandirian dan ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya hutan. Sustainable Livelihood atau Penghidupan berkelanjutan merupakan suatu konsep yang memungkinkan masyarakat untuk mengetahui tingkat keberlanjutan aset yang dimiliki atau dikelola saat ini. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi aset penghidupan dan menganalisis strategi penghidupan berkelanjutan pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari Alam di Desa Palakka, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada bulan November–Desember 2024. Analisis dilakukan berdasarkan lima modal utama penghidupan berkelanjutan, yaitu modal manusia, alam, fisik, sosial, dan finansial. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian izin HKm telah meningkatkan akses dan kepastian pengelolaan hutan bagi anggota KTH dan hasil identifikasi lima modal penghidupan anggota KTH diperoleh berupa modal modal manusia dengan nilai (1,7), modal alam (2.5), modal sosial (2,6), modal finansial (2), dan modal (2,5). Strategi penghidupan yang diterapkan meliputi intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, diversifikasi pendapatan melalui pemanfaatan hasil hutan non-kayu, serta migrasi sementara. Namun, tantangan masih dihadapi dalam hal keterbatasan modal finansial dan akses pasar. Kesimpulan. Modal sosial merupakan modal tertinggi yang dimiliki oleh anggota KTH Lestari Alam dengan rata-rata skor 2,7 dan modal dengan rata-rata skor terendah yaitu modal manusia dengan rata-rata skor 1,7. Secara keseluruhan, strategi penghidupan berkelanjutan yang berbasis pada pengelolaan aset lokal mampu meningkatkan ketahanan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan, namun diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan manfaat program HKm.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hutan kemasyarakatan ; penghidupan berkelanjutan ; KTH Lestari alam ; modal penghidupan ; strategi penghidupan |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 05:24 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 05:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51699 |
