Hubungan Sarapan dengan Status Gizi pada Siswa di SMA negeri 21 Makassar = The Relationship between Breakfast and Nutritional Status in Students at SMA Negeri 21 Makassar


SASMITA, AYU ZIKRI (2025) Hubungan Sarapan dengan Status Gizi pada Siswa di SMA negeri 21 Makassar = The Relationship between Breakfast and Nutritional Status in Students at SMA Negeri 21 Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K021181330-Cover.png

Download (597kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K021181330-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (336kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K021181330-dp(FILEminimizer).pdf

Download (134kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K021181330-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 28 July 2027.

Download (768kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Permasalahan gizi rentan terjadi pada usia remaja karena kebutuhan gizi yang tidak seimbang yang dapat mengakibatkan kejadian obesitas dan gizi kurang pada remaja. Kebutuhan gizi remaja dipengaruhi kebiasaan sarapan, yang dinilai melalui pengukuran berdasarkan z-score IMT/U dan LiLA untuk remaja putri. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sarapan dengan status gizi pada siswa di SMA Negeri 21 Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 siswa, dianalisisis menggunakan uji Chi-square. Hasil. Didapatkan hasil asupan sarapan siswa yang tidak sesuai untuk asupan energi 41%, karbohidrat 67%, protein 33%, dan lemak 38%. Sebanyak 38% siswa sarapan di atas jam 09.00 WITA dan 24% memiliki frekuensi jarang sarapan. Sebanyak 13% remaja gizi kurang dan 22% gizi lebih. Ada hubungan asupan protein dengan status gizi Z-score IMT/U dengan p-value = 0,026, namun pada LiLA tidak ada hubungan dengan status gizi siswa. Pada variabel waktu dan frekuensi dihasilkan tidak ada hubungan dengan status gizi berdasarkan Z-score IMT/U maupun LiLA. Kesimpulan. Terdapat hubungan asupan sarapan dengan status gizi siswa yakni asupan protein, sedangkan pada waktu dan frekuensi sarapan tidak ada hubungan yang bermakna dengan status gizi pada siswa di SMA Negeri 21 Makassar. Saran. Disarankan agar siswa membiasakan sarapan bergizi terutama makanan yang mengandung protein.

Keyword : sarapan, remaja, status gizi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Breakfast; adolescent; nutritional status.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 17 Dec 2025 03:42
Last Modified: 17 Dec 2025 03:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51679

Actions (login required)

View Item
View Item