ASMAYATI, ASMAYATI (2025) ANALISIS NILAI ENTRANCE SKIN DOSE (ESD) DAN DOSIS HAMBURAN PADA AREA TIROID DAN AREA GONAD DENGAN VARIASI NILAI FIELD OF VIEW (FOV) DAN KETEBALAN PHANTOM MENGGUNAKAN PESAWAT FLOUROSKOPI C-ARM = ANALYSIS OF ENTRANCE SKIN DOSE (ESD) VALUE AND SCATTERING DOSE ON THYROID AREA AND GONAD AREA WITH VARIATION OF FIELD OF VIEW (FOV) VALUE AND PHANTOM THICKNESS USING C-ARM FLOUROSCOPY AIRCRAFT. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H021211048-zbqvwpJaK2MoiWTN-20250516145803.png
Download (80kB) | Preview
H021211048-1-2.pdf
Download (240kB)
H021211048-dp.pdf
Download (184kB)
H021211048-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 May 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Telah dilakukan penelitian yang menganalisis nilai Entrance Skin Dose (ESD) pada phantom PMMA berdasarkan variasi Field of View (FOV) dan ketebalan. Selain itu diuji juga bersarnya hamburan dosis yang sampai pada daerah tiroid dan gonad pekerja radiasi ketika pemeriksaan C-Arm fluoroskopi dilakukan. Variasi nilai tebal phantom sebesar 15, 20, dan 25 cm sedangkan variasi nilai FOV penyinaran FOV 12, 15, 17, dan 20 cm. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya perubahan nilai ESD akibat perubahan tebal obyek yang secara langsung juga akan mempengaruhi perubahan tegangan puncak setiap penyinaran. Hal ini berimplikasi juga akan memberikan dosis hamburan yang semakin meningkat akibat keberadaan obyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar FOV dan ketebalan phantom, semakin tinggi nilai ESD yang diterima. Pada ketebalan phantom 25 cm, ESD meningkat dari 6,42 mGy pada FOV 12 cm menjadi 11,61 mGy pada FOV 17 cm. Nilai dosis hamburan yang sampai pada area tiroid, maksimum sebesar 0,0223 mSv pada FOV 20 cm, sedangkan untuk daerah gonad menerima 0,0017 mSv, yang lebih rendah akibat pada pesawat fluoroskopi dilengkapi dengan pelindung Pb yang diperuntukkan untuk pekerja radiasi ketika melakukan intervensional. Kesimpulan dalam pemeriksaan fluoroskopi C-arms, pekerja radiasi harus juga menggunakan alat pelindung untuk daerah vital lainnya seperti kacamata Pb dan pelindung leher agar lebih aman dari radiasi hambur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | entrance skin dose, dosis hamburan, field of view, phantom PMMA, fluoroskopi C-Arm |
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 03:23 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 03:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51661 |
