Analisis Kelayakan Usahatani Nilam di Desa Gattareng Matinggi, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros = Feasibility Analysis of Patchouli Farming in Gattareng Matinggi Village, Mallawa District, Maros Regency


PUTRI, HILDA AULIA EKA (2025) Analisis Kelayakan Usahatani Nilam di Desa Gattareng Matinggi, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros = Feasibility Analysis of Patchouli Farming in Gattareng Matinggi Village, Mallawa District, Maros Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
M011211033-LBqirlc7mRKTxI0k-20250814170820.jpeg

Download (127kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1 - 2] Text (Bab 1 - 2)
M011211033-1-2.pdf

Download (470kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
M011211033-dp.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
M011211033-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2027.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang dibudidayakan oleh masyarakat di Desa Gattareng Matinggi karena mudah tumbuh dan memiliki nilai jual yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani Nilam dan menganalisis kelayakan usahatani Nilam di Desa Gattareng Matinggi, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 hingga Juni 2025 melalui survei terhadap 27 petani nilam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan finansial yang meliputi total biaya, penerimaan, pendapatan, B/C ratio dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total budidaya nilam adalah Rp 4,825,500,-/tahun, rata-rata penerimaan Rp 19,607,400,-/tahun dan rata-rata pendapatan Rp 14,781,900,-/tahun. Rata-rata B/C ratio sebesar 2.98 artinya setiap Rp 1 yang dikeluarkan akan menghasilkan Rp 2,98 yang berarti usaha ini layak secara ekonomi. Nilai BEP unit rata-rata adalah 0,3 kg dan BEP dalam Rupiah adalah Rp 352,100,-/kg/tahun, yang berarti produksi dan pendapatan petani jauh di atas titik impas. Oleh karena itu, usahatani nilam di lokasi penelitian dianggap layak dan menguntungkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: usahatani nilam, kelayakan finansial, B/C ratio, BEP, biaya dan pendapatan
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 17 Dec 2025 02:15
Last Modified: 17 Dec 2025 02:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51645

Actions (login required)

View Item
View Item