Keanekaragaman Serangga Air Pada Areal Bekas Tambang Tanah Liat Di Danau Sanusi, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Aquatic Insect Diversity in the Former Clay Mine Area in Sanusi Lake, Maros Regency, South Sulawesi


ADIAR, NURUL ISHLAH (2025) Keanekaragaman Serangga Air Pada Areal Bekas Tambang Tanah Liat Di Danau Sanusi, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan = Aquatic Insect Diversity in the Former Clay Mine Area in Sanusi Lake, Maros Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
M011211008-pRAlSYs5wqLHeobT-20250813223224.jpg

Download (328kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1 - 2] Text (Bab 1 - 2)
M011211008-1-2.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
M011211008-dp.pdf

Download (105kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
M011211008-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Serangga (Insect) adalah kelompok serangga utama dari hewan beruas (Arthropoda) yang berkaki enam (3 pasang) yang dibedakan menjadi tiga bagian utama yaitu caput, thorax dan abdomen. Serangga air memiliki sensitivitas berbeda terhadap perubahan lingkungan, sehingga komunitasnya dapat mencerminkan tingkat pencemaran dan kesehatan ekosistem air. Menganalisis keanekaragaman jenis dan peranan serangga air serta kualitas air pada areal bekas tambang tanah liat di Danau Sanusi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember hingga Februari 2025 dengan metode purposive sampling di sembilan titik pada tiga kawasan berbeda meliputi kawasan tidak terusik, sedang, dan terusik. Pengambilan sampel serangga air dilakukan menggunakan sweepnet, kemudian identifikasi di laboratorium Perlindungan dan Serangga Hutan. Analisis data meliputi indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks kekayaan Margalef, indeks kemerataan Pielou, indeks dominansi Simpson, dan Hilsenhoff Family Biotic Index (HFBI). Keanekaragaman serangga air tertinggi pada kawasan terusik (1,48), kekayaan jenis tertinggi pada kawasan sedang (1,83), kemerataan spesies tertinggi pada kawasan terusik (0,67), dan dominansi spesies tertinggi pada kawasan tidak terusik dan sedang (0,39). Keanekaragaman serangga air tertinggi pada kawasan terusik, kekayaan jenis tertinggi pada kawasan sedang, kemerataan spesies pada kawasan terusik, dominansi spesies tertinggi pada kawasan tidak terusik dan sedang. Pada kawasan tidak terusik memiliki kualitas air ”agak buruk” dengan tingkat pencemaran terpolusi banyak bahan organik. Kawasan sedang dan terusik memiliki kualitas air ”buruk sekali” dengan tingkat pencemaran terpolusi berat bahan organik yang berasal dari bekas tambang tanah liat yang berada di Danau Sanusi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Danau Sanusi; Serangga Air; Kualitas Air; dan Keanekaragaman
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 17 Dec 2025 02:08
Last Modified: 17 Dec 2025 02:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51640

Actions (login required)

View Item
View Item