Analisis Debit Sungai Menggunakan Model SWAT (Soil and Water Assessment Tool) Di Daerah Aliran Sungai Ujungloe = Analysis of River Discharge Using the SWAT (Soil and Water Assessment Tool) Model in the Ujungloe Watershed


PUTRI RAMADHANY, ZHAFIRA (2025) Analisis Debit Sungai Menggunakan Model SWAT (Soil and Water Assessment Tool) Di Daerah Aliran Sungai Ujungloe = Analysis of River Discharge Using the SWAT (Soil and Water Assessment Tool) Model in the Ujungloe Watershed. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011201099-9kQDIRX5J7znMPGd-20250721163853.jpg

Download (392kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011201099-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011201099-dp.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011201099-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 July 2027.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. DAS Ujungloe mengalami fluktuasi debit signifikan yang berdampak pada risiko banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau. Pemodelan debit dengan model SWAT diperlukan untuk menganalisis karakteristik debit sungai dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi debit sungai dan membandingkan debit maksimum dan minimum guna mengetahui kestabilan aliran sungai pada DAS Ujungloe. Metode. Penelitian dilakukan melalui pengolahan data penutupan lahan, curah hujan, kelerengan dan jenis tanah menggunakan SWAT (Soil and Water Assessment Tool). Analisis dilakukan terhadap debit sungai harian dari hasil simulasi, kemudian dihitung Koefisien Rezim Aliran (KRA) untuk menilai kestabilan aliran sungai. Hasil. Debit maksimum tercatat 306,84 m3/s dan debit minimum 1,31 m3/s, dengan nilai KRA di sebagian besar Sub-sub DAS tergolong sangat tinggi, menunjukkan aliran sungai tidak stabil. Faktor utama yang memengaruhi fluktuasi debit adalah curah hujan tinggi, tutupan lahan berinfiltrasi rendah, jenis tanah berpori rapat, dan topografi datar yang memperbesar limpasan permukaan. Kesimpulan. Fluktuasi debit yang besar menunjukkan kestabilan aliran sungai DAS Ujungloe tergolong rendah. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi pengelolaan DAS berkelanjutan dan mitigasi risiko bencana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fluktusi Debit; Koefisien Rezim Aliran; Kestabilan Aliran; Pengelolaan DAS
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 17 Dec 2025 00:34
Last Modified: 17 Dec 2025 00:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51620

Actions (login required)

View Item
View Item