Augivia, Erista (2025) Analisis Kinerja Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di KTH Nusantara Hijau Desa Laiya Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros = Performance Analysis of Community Forest Management in KTH Nusantara Hijau, Laiya Village, Cenrana Subdistrict, Maros Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011191261-vS5hqWZjMpiFoG8E-20250814160134.jpg
Download (233kB) | Preview
M011191261-1-2.pdf
Download (454kB)
M011191261-dp.pdf
Download (273kB)
M011191261-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 July 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ERISTA AUGIVIA. Analisis Kinerja Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di KTH Nusantara Hijau Desa Laiya Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros (dibimbing oleh Supratman dan Syamsu Alam). Latar belakang. Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) dipengaruhi oleh aspek prasyarat, ekonomi, sosial dan ekologi serta menjad tantangan bagi masyarakat dalam penguatan kelembagaan, akses pasar, dan konservasi sumber daya alam. Struktur wilayah pengelolaan hutan di Kabupaten Maros belum sepenuhnya terstruktur secara optimal, sehingga kinerja pengelolaan hutan masih rendah jika dilihat dari aspek produktivitas, keberlanjutan, keadilan, dan efisiensi. Desa Laiya sebagai salah satu lokasi pengelolaan HKm melalui KTH Nusantara Hijau memiliki potensi dan tantangan yang khas karena telah memperoleh izin pengelolaan hutan produksi. Tujuan. Penelitian ini mengetahui pelaksanaan aktivitas pengelolaan hutan Kemasyarakatan di KTH Nusantara Hijau Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros berdasarkan Peraturan Menteri LHK nomor 9 tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial. Metode. Penelitian dilakukan melalui tahapan pengumpulan data berupa observasi dan wawancara, dan analisis data berupa sortasi, tabulasi dan pengikhtisaran data sesuai skor dan bobot kriteria dan indikator penilaian. Hasil. KTH Nusantara Hijau memiliki penilaian yang baik pada aspek produksi/ekonomi dengan persentase 81,9%. Pada aspek ekologi penilaian pengelolaannya termasuk kategori sedang dengan persentase 79,6%. Serta, pada penilaian aspek sosial memperoleh kategori baik dengan persentase 85,9%. Terdapat beberapa indikator yang memiliki penilaian tidak baik. Adapun solusi dari indikator tersebut agar dapat menjadi kategori baik yaitu, menanam kembali jenis-jenis pohon lokal yang bernilai ekologis dan ekonomis. Serta, pelatihan anggota kelompok terkait teknik silvikultur, agroforestri, dan pengenalan spesies lokal. Kesimpulan. Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) di KTH Nusantara Hijau Desa Laiya telah memenuhi prasyarat dasar yang mendukung keberlanjutan, berlandaskan regulasi yang kuat seperti Peraturan Menteri LHK No. 9 Tahun 2021 dan menunjukkan hasil positif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hutan Kemasyarakatan (HKm); Kinerja; Kelompok Tani Hutan (KTH); Desa Laiya; Pengelolaan; Hutan Produksi |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 00:29 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 00:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51617 |
