HARLI, RESKI HARLIANTY (2025) HUBUNGAN CEREBROVASCULAR REACTIVITY (CVR) DAN PULSATILITY INDEX (PI) ARTERI SEREBRI MEDIA DENGAN GANGGUAN KOGNITIF PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN HIPERTENSI = CORRELATION OF CEREBROVASCULAR REACTIVITY (CVR) AND PULSATILITY INDEX (PI) IN THE MIDDLE CEREBRAL ARTERY WITH COGNITIVE IMPAIRMENT IN ISCHEMIC STROKE PATIENTS WITH HYPERTENSION. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C155211005-qAmsGUw2gjfT1Md5-20250619110130.jpg
Download (423kB) | Preview
C155211005-1-2.pdf
Download (610kB)
C155211005-dp.pdf
Download (906kB)
C155211005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 June 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Gangguan kognitif merupakan komplikasi umum pasca stroke iskemik, terutama pada pasien dengan hipertensi. Disfungsi vaskular otak akibat gangguan autoregulasi dan hipoperfusi kronis diduga berperan dalam penurunan fungsi kognitif. Parameter hemodinamik seperti penurunan Cerebrovascular Reactivity (CVR) dan peningkatan Pulsatility Index (PI) mencerminkan kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara CVR dan PI dengan gangguan kognitif pada pasien stroke iskemik dengan hipertensi. Metode. Studi cross-sectional dilakukan di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar pada pasien stroke iskemik dengan hipertensi dari Maret–Mei 2025. CVR diukur dengan Breath Holding Index (BHI) dan PI menggunakan Transcranial Doppler. Fungsi kognitif dinilai menggunakan MoCA-Ina, dengan skor <26 menunjukkan gangguan kognitif. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 26, dengan uji Shapiro- Wilk, Chi-square/Fisher, uji t/Mann-Whitney, dan korelasi Spearman. Nilai p < 0,05 dianggap bermakna. Hasil. Dari 36 pasien, 69,4% mengalami gangguan kognitif. Tidak ditemukan perbedaan CVR antar kelompok. Namun, PI kanan dan kiri lebih tinggi secara signifikan pada kelompok dengan gangguan kognitif (p = 0,028 dan p = 0,008). Perbedaan terbesar terlihat pada usia 45–59 tahun. PI kiri menunjukkan korelasi negatif lemah terhadap skor MoCA-Ina (p = 0,057). Onset hipertensi tidak berkorelasi signifikan dengan PI maupun BHI. Kesimpulan. PI berkaitan dengan gangguan kognitif, terutama pada usia 45–59 dan 19–44 tahun. CVR tidak menunjukkan hubungan signifikan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stroke iskemik, hipertensi, gangguan kognitif, pulsatility index, cerebrovascular reactivity, BHI, MoCA-Ina, transcranial doppler. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Saraf |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 02:56 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 02:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51576 |
