SAYA, SARAH VALERIA IVERCINTHYAq (2025) HUBUNGAN KADAR ENDOTHELIUM-DERIVED RELAXING FACTORS (EDRF) DAN NITRIC OXIDE (NO) DENGAN LUARAN KLINIS SERTA KEPARAHAN PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN HIPERTENSI DAN NON-HIPERTENSI = THE CORRELATION BETWEEN ENDOTHELIUM-DERIVED RELAXING FACTORS (EDRF) AND NITRIC OXIDE (NO) LEVELS WITH CLINICAL OUTCOME AND SEVERITY OF ISCHEMIC STROKE PATIENT WITH HYPERTENSION AND NON-HYPERTENSION. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C155211003-k0TzLixAVacWgnZq-20250604143615.jpg
Download (469kB) | Preview
C155211003-1-2.pdf
Download (286kB)
C155211003-dp.pdf
Download (385kB)
C155211003-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Stroke iskemik akut, yang ditandai dengan gangguan mendadak aliran darah ke otak, menyebabkan defisit neurologis yang signifikan dan sering diperparah oleh hipertensi sebagai faktor risiko utama perkembangan stroke. Interaksi antara hipertensi dan disfungsi endotel, yang menghambat Endothelium- Derived Relaxing Factors (EDRF) seperti Nitric Oxide (NO), semakin diakui sebagai faktor kunci yang mempengaruhi keparahan stroke dan prognosis pasien. National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS), yang berfungsi sebagai prediktor andal mortalitas dini, dan modified Rankin’ Scale (mRS) merupakan ukuran global disabilitas untuk menilai hasil klinis pada pasien stroke iskemik. Memahami tingkat EDRFs dan NO serta hubungannya dengan hasil klinis dan keparahan stroke iskemik tidak hanya memberikan wawasan tentang patofisiologi stroke tetapi juga menyarankan bahwa intervensi terapeutik yang ditargetkan dapat meningkatkan pemulihan dan mengurangi tingkat kekambuhan pada individu dengan hipertensi. Metode: Studi ini merupakan studi potong lintang terhadap 64 pasien stroke iskemik akut yang dirawat di Rumah Sakit Umum Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Indonesia, dan Rumah Sakit Jaringan Pendidikan mulai Februari hingga April 2025. Pengujian korelasi Spearman dilakukan dengan mengumpulkan data demografi, tingkat EDRF dan NO, skor NIHSS, dan skor mRS menggunakan data yang tersedia. Hasil: Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat EDRF dengan skor NIHSS atau skor mRS pada pasien stroke iskemik dengan dan tanpa hipertensi, serta tingkat NO dengan skor NIHSS atau skor mRS pada pasien tanpa hipertensi. Terdapat korelasi lemah antara tingkat NO dengan skor NIHSS pada pasien stroke iskemik dengan hipertensi (r=0.357, p=0.033, p<0.05), tetapi tidak terdapat korelasi yang signifikan dengan skor mRS. Kesimpulan: EDRF tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil klinis dan tingkat keparahan stroke iskemik, tetapi tingkat NO memiliki korelasi dengan tingkat keparahan stroke iskemik. Tingkat NO yang tinggi terkait dengan tingkat keparahan stroke. Kata kunci: Stroke iskemik, hipertensi, Endothelium-Derived Relaxing Factors, Nitric Oxide, National Institutes of Health Stroke Scale, modified Rankin’ Scale
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | STROKE ISKEMIK, HIPERTENSI DAN NON-HIPERTENSI |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Saraf |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 02:51 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 02:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51575 |
