Identifikasi Kerusakan Pada Tongkonan Papa Batu Tumakke Desa Banga Kecamatan Rembon Kabupaten Tana Toraja = Identification of Damage to Tongkonan Papa Batu Tumakke Banga Village Rembon District Tana Toraja Regency


PERAYANTI, PERAYANTI (2025) Identifikasi Kerusakan Pada Tongkonan Papa Batu Tumakke Desa Banga Kecamatan Rembon Kabupaten Tana Toraja = Identification of Damage to Tongkonan Papa Batu Tumakke Banga Village Rembon District Tana Toraja Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F071181325-Cover.jpg

Download (431kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F071181325-1-2(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 December 2027.

Download (276kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F071181325-dp(FILEminimizer).pdf

Download (97kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F071181325-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 July 2027.

Download (894kB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Perayanti F071181325.“Identifikasi Kerusakan Pada Tongkonan Papa Batu Tumakke Desa Banga Kecamatan Rembon Kabupaten Tana Toraja”, dibimbing oleh Khadijah Thahir Muda dan Yusriana. Warisan budaya, khususnya bangunan cagar budaya, memerlukan upaya konservasi untuk menjaga kelestariannya. Salah satu contohnya adalah Tongkonan Papa Batu Tumakke di Desa Banga, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, yang dikenal sebagai rumah adat dengan atap batu dan telah berusia sekitar 700 tahun. Tongkonan ini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya dan dihuni oleh generasi ke-10 dari nenek Buntu Batu, pendiri pertama. Namun, dengan kondisi bangunan yang terbuat dari bahan organik seperti kayu dan bambu, serta Paparan faktor lingkungan yang ekstrem, tongkonan ini rentan mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kerusakan yang terjadi pada Tongkonan Papa Batu Tumakke, serta faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan untuk mendeteksi kerusakan fisik, biologis, dan antropogenik. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan pada struktur bangunan berupa retakan pada tiang kayu, perubahan warna pada motif hias, serta infestasi jamur dan rayap. Faktor penyebab kerusakan meliputi kondisi iklim, serangan organisme, serta aktivitas manusia. Sebagai langkah konservasi, penelitian ini merekomendasikan perlunya tindakan preservasi dan restorasi yang lebih terstruktur, serta peningkatan perawatan berkala untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Pelibatan masyarakat lokal dalam upaya pelestarian juga sangat penting untuk keberlanjutan konservasi dan menjaga nilai sejarah, budaya, serta estetika dari Tongkonan Papa Batu Tumakke.

Keyword : Konservasi Arkeologi, Tongkonan, Kerusakan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Archaeological Conservation, Tongkonan, Deterioriation.
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 16 Dec 2025 02:19
Last Modified: 16 Dec 2025 02:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51568

Actions (login required)

View Item
View Item