Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Tingkat Nyeri Dysmenorrhea Primer Pada Santri SMPIT Darul Istiqamah = The Relationship Between Body Mass Index (BMI) Primary Dysmenorrhea Pain Level in Students of SMPIT Darul Istiqamah


ZAHRA HAFIFAH, NUR (2025) Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Tingkat Nyeri Dysmenorrhea Primer Pada Santri SMPIT Darul Istiqamah = The Relationship Between Body Mass Index (BMI) Primary Dysmenorrhea Pain Level in Students of SMPIT Darul Istiqamah. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R021211049-8AL9XJGivnmPkbpU-20250619235734.jpg

Download (382kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R021211049-1-2.pdf

Download (895kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R021211049-dp.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of Fultext] Text (Fultext)
R021211049-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 June 2027.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK NUR ZAHRA HAFIFAH. Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Tingkat Nyeri Dysmenorrhea Primer Pada Santri SMPIT Darul Istiqamah (dibimbing oleh Prof.Dr.Djohan Aras,S.Ft.,Physio,M.Pd.,M.Kes.) Latar Belakang: Dysmenorrhea primer merupakan salah satu gangguan menstruasi yang umum dialami remaja putri, ditandai dengan nyeri saat haid tanpa adanya kelainan patologis. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap tingkat nyeri dysmenorrhea adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Baik IMT yang terlalu rendah (underweight) maupun terlalu tinggi (overweight/obesitas) dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh dan meningkatkan produksi prostaglandin, yang menjadi pemicu nyeri haid. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tingkat dysmenorrhea primer pada santri SMPIT Darul Istiqamah. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 82 santri dengan IMT kategori underweight dan normal yang telah mengalami menstruasi, diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran tinggi dan berat badan serta kuesioner WaLIDD Score untuk menilai tingkat dysmenorrhea. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori IMT underweight (51,2%) dan mengalami tingkat dysmenorrhea sedang (30,5%) maupun tidak mengalami dysmenorrhea (30,5%). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dengan tingkat nyeri dysmenorrhea primer (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan tingkat nyeri dysmenorrhea primer pada santri SMPIT Darul Istiqamah. Semakin rendah IMT, maka tingkat keparahan dysmenorrhea cenderung meningkat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Body Mass Index, Primary Dysmenorrhea, Adolescent Girls, Menstrual Pain
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 16 Dec 2025 02:01
Last Modified: 16 Dec 2025 02:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51564

Actions (login required)

View Item
View Item