LERIAN, IRSA (2025) Hubungan antara Keseimbangan dengan Kualitas Hidup pada Anak Tunagrahita di Kota Makassar = The Correlation Between Balance and Quality of Life in Children with Intellectual Disabilities in Makassar City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
R021211037-VzvJEnT5gdxIwtbl-20250508064407.jpg
Download (366kB) | Preview
R021211037-1-2.pdf
Download (400kB)
R021211037-dp.pdf
Download (227kB)
R021211037-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 March 2027.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Tunagrahita merupakan individu yang mengalami gangguan intelektual, dengan tingkat kecerdasan atau IQ yang berada di bawah rata-rata, yang mencakup aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. Anak tunagrahita menghadapi kesulitan dalam melakukan gerakan dasar, reaksi gerak yang lambat, kesulitan dalam mengkoordinasikan gerakan, serta masalah dengan keseimbangan tubuh. Selain itu, gangguan intelektual yang terjadi pada anak-anak dengan tunagrahita memberi dampak pada aspek fisik, emosional, dan sosial, yang pada gilirannya menghambat kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas fisik dan peran sosial, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas hidup mereka. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan dengan kualitas hidup pada anak tunagrahita di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dengan metode purposive sampling dan diperoleh responden sebanyak 40 anak tunagrahita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di Kota Makassar. Keseimbangan diukur dengan menggunakan Pediatric Balance Scale (PBS) dan penilaian kualitas hidup dengan pengisian kuesioner PedsQL generic core scales 4.0 version. Hasil. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa sebanyak 57,5% anak tunagrahita mengalami masalah pada keseimbangan dan sebanyak 80% memiliki kualitas hidup yang buruk. Hasil uji korelasi menggunakan Spearman rho’s didapatkan hasil signifikansi sebesar 0,076 lebih besar dari 0,05 (p > 0,05) dan nilai koefisien korelasi bernilai positif yaitu 0,284. Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan kualitas hidup pada anak tunagrahita di Kota Makassar dikarenakan terdapat faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas hidup.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keseimbangan, kualitas hidup, tunagrahita |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 01:34 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 01:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51559 |
