TRIANI, ADINDA EDNO (2025) HUBUNGAN ANTARA POSISI KERJA DESAIN MEJA DAN KURSI DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSKULOSKELETAL PADA TENAGA PENDIDIK DI UPT SMA NEGERI 2 MAKASSAR = The Relationship between Desk and Chair Design Work Positions and Musculoskeletal Complaints among Educators at UPT SMA Negeri 2 Makassar. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
R021211006-73kGsU0VjTYpa8BP-20250523072356.jpg
Download (351kB) | Preview
R021211006-1-2.pdf
Download (512kB)
R021211006-dp.pdf
Download (191kB)
R021211006-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 May 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. sekitar 40,5% penyakit di Indonesia yang berhubungan dengan posisi kerja, ketidaksesuaian alat kerja dan keluhan muskuloskeletal hal ini dapat menyebabkan penurunan produktivitas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keluhan subjektif muskuloskeletal dengan posisi kerja, desain meja dan kursi tenaga pendidik UPT SMA Negeri 2 Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 60 orang tenaga pendidik yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengukuran posisi kerja menggunakan The Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan keluhan subjektif muskuloskeletal menggunakan Nordic Body Map (NBM). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga pendidik didominasi dengan tingkat keluhan rendah sebesar 83,3%, risiko posisi kerja didominasi dengan tingkat risiko rendah sebesar 75% dan desain meja dan kursi didominasi dengan ketidaksesuaian berat sebesar 88,3%. Hasil uji korelasi Spearman rho pada posisi kerja dan keluhan muskuloskeletal menunjukkan nilai signifikansi p=0,001 (p<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,672 yang berarti tingkat kekuatan hubungan antar variabel berada pada kategori kuat dan positif. Hasil uji korelasi Spearman rho pada desain meja dan kursi dan keluhan muskuloskeletal menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,215 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi r=-0,162 menunjukkan hubungan negatif yang sangat lemah. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara posisi kerja dengan keluhan subjektif muskuloskeletal pada tenaga pendidik di UPT SMA Negeri 2 Makassar dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara desain meja dan kursi dengan keluhan subjektif muskuloskeletal. Kata Kunci: Posisi Kerja, Desain Meja dan Kursi, Keluhan Muskuloskeletal, REBA, NBM
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Posisi Kerja, Desain Meja dan Kursi, Keluhan Muskuloskeletal, REBA, NBM |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 23:59 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 23:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51549 |
