Pengaruh Pemberian Suplementasi Vitamin D3 Terhadap Kadar Serum Hepsidin dan Kadar Besi pada Anak Penyakit Ginjal Kronik = The Effect of Vitamin D3 Supplementation on Hepcidin Serum Levels and Iron Levels in Children Chronic Kidney Disease


HARDIYANTI, HARDIYANTI (2024) Pengaruh Pemberian Suplementasi Vitamin D3 Terhadap Kadar Serum Hepsidin dan Kadar Besi pada Anak Penyakit Ginjal Kronik = The Effect of Vitamin D3 Supplementation on Hepcidin Serum Levels and Iron Levels in Children Chronic Kidney Disease. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C105202006-XFqySahicpTQ4Gn6-20250604175527.png

Download (146kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C105202006-1-2.pdf

Download (627kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C105202006-dp.pdf

Download (88kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C105202006-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 July 2026.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Terjadinya anemia pada anak dengan penyakit ginjal kronik merupakan proses multifactorial yang salah satunya disebabkan oleh gangguan homeostasis besi akibat inflamasi, dimana hepsidin adalah regulator utama homeostasis besi tubuh. Anemia diketahui berkaitan dengan defisiensi vitamin D dan peningkatan kadar serum hepsidin. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian suplementasi vitamin D3 terhadap kadar serum hepsidin dan besi pada anak dengan penyakti ginjal kronik. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan Kohort Prospektif. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar. Sampel penelitian adalah 43 anak dengan penyakit ginjal kronik yang tergolong dengan GFR ≥ 90 mL/min/ 1,73 m2 dan dengan GFR < 90 mL/min/ 1,73 m2. Uji kadar serum hepsidin, kadar besi dan kadar vitamin D dilakukan sebelum dan sesudah suplementasi vitamin D3 dosis 2.000 IU/hari selama 6 minggu. Uji diagnostic menggunakan metode ELISA. Hasil: Hepsidin berkorelasi dengan kadar besi dan kadar vitamin D pada anak dengan penyakit ginjal kronik, dimana semakin rendah kadar hepsidin maka semakin tinggi kadar besi dan kadar vitamin D baik pada kelompok GFR ≥ 90 mL/min/ 1,73 m2 dan GFR < 90 mL/min/ 1,73 m2 pada anak dengan penyakit ginjal kronik setelah suplementasi vitamin D3. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar hepsidin, kadar besi dan kadar vitamin D pada anak dengan penyakit ginjal kronik sebelum dan setelah diberikan suplementasi vitamin D3.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Hepsidin, Vitamin D3, Besi, Penyakit Ginjal Kronik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 15 Dec 2025 06:49
Last Modified: 15 Dec 2025 06:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51538

Actions (login required)

View Item
View Item