ADINDA, KEYRINA (2025) Antara Murahnya Tanah dan Mahalnya Ketenangan: Strategi Bermukim di RT 3/RW 7 Kelurahan Antang, Kota Makassar = Between the Cheapness of Land and the Expensiveness of Peacefulness: Strategies for Living in RT 3/RW 7, Antang Subdistrict, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E071191050-ukzcAe8CjTqh1lI2-20250721162537.jpg
Download (366kB) | Preview
E071191050-1-2.pdf
Download (297kB)
E071191050-dp.pdf
Download (136kB)
E071191050-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Wilayah tepi Sungai Tallo merupakan daerah dengan potensi banjir yang tinggi. Beberapa kelompok masyarakat tetap bertahan dan menjadikan area tersebut sebagai pemukiman mereka, salah satunya di wilayah RT 3/RW 7, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Meski berbagai kajian telah dilakukan terkait banjir di Makassar, penelitian yang berfokus pada perspektif emik dari masyarakat yang menghadapi banjir serta aspek sosial budaya yang dapat memengaruhi persepsi risiko masyarakat terhadap banjir masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan masyarakat mengenai banjir, risiko yang mereka hadapi dan persepsikan, serta praktik-praktik yang dilakukan dalam menghadapi risiko banjir. Metode. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali pengalaman dan pandangan masyarakat secara langsung untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pergulatan masyarakat dengan banjir. Penelitian lapangan berlangsung selama satu bulan. Teknik Pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi dan wawancara mendalam. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 10 orang, dengan rincian 5 laki-laki dan 5 perempuan. Adapun analisis data menggunakan metode coding. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat RT 3/RW 7 menghadapi berbagai risiko akibat banjir, mulai dari risiko keselamatan, risiko perekonomian, dan risiko kesehatan. Namun, keterbatasan ekonomi, kedekatan dengan sumber mata pencaharian dan akses pendidikan, serta ikatan sosial yang kuat dengan komunitas setempat mempengaruhi persepsi risiko banjir. Keputusan tinggal di daerah rawan banjir bukan lagi tentang bahaya alam dengan risiko tinggi, melainkan bagian dari keseharian yang harus dihadapi dengan mengembangkan berbagai praktik untuk merespon risiko banjir mulai dari mitigasi, evakuasi, hingga pemulihan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Banjir, Persepsi Risiko, Adaptasi, Masyarakat Pinggir Sungai Tallo |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 06:01 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 06:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51521 |
