EFEK DURASI FOTOPOLIMERISASI TERHADAP KEKUATAN IKAT TARIK BAHAN SELF ETCH ADHESIVE UNIVERSAL DUA TAHAP DENGAN KANDUNGAN NON-HEMA = THE EFFECT OF PHOTOPOLYMERIZATION DURATION ON TENSILE BOND STRENGTH OF TWO-STAGE UNIVERSAL SELF ETCH ADHESIVE MATERIAL WITH NON-HEMA CONTENT


RIVANDI, MUHAMMAD ARIEF (2025) EFEK DURASI FOTOPOLIMERISASI TERHADAP KEKUATAN IKAT TARIK BAHAN SELF ETCH ADHESIVE UNIVERSAL DUA TAHAP DENGAN KANDUNGAN NON-HEMA = THE EFFECT OF PHOTOPOLYMERIZATION DURATION ON TENSILE BOND STRENGTH OF TWO-STAGE UNIVERSAL SELF ETCH ADHESIVE MATERIAL WITH NON-HEMA CONTENT. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
J011211104-j1YV6hAc4uv2zbHs-20250515200215.jpg

Download (348kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
J011211104-1-2.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J011211104-dp.pdf

Download (78kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
J011211104-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 March 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Sistem adhesif telah menjadi teknologi yang paling umum digunakan untuk merekatkan resin komposit dengan struktur gigi. G2-Bond Universal adalah adhesif 2 botol yang baru memberikan transisi halus dari sifat hidrofilik ke hidrofobik. Karena komposisi bebas HEMA, lapisan ikatan sangat hidrofobik, mengurangi kemungkinan penyerapan air, yang mengurangi risiko kerusakan dan menghasilkan daya tahan yang sangat baik. Kekuatan bahan adhesif dipengaruhi oleh laju polimerisasi bahan adhesif. Waktu penyinaran merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi laju polimerisasi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh waktu penyinaran setelah aplikasi two step self-etch adhesive universal terhadap tensile strength pada gigi bovine. Metode. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratoris dengan desain penelitian post-test only control group design. Dua puluh tujuh sampel gigi bovine yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dibagi menjadi 3 kelompok waktu penyinaran bahan adhesif (Kelompok 10 detik, 10 detik, dan 30 detik). Semua sampel dipreparasi, kemudian diaplikasikan adhesif dengan waktu penyinaran bahan adhesif sesuai kelompok, direstorasi resin komposit, lalu dilakukan uji kekuatan ikat tarik. Data dianalisa dengan One way ANOVA dan Post hoc test. Hasil. Penelitian ini menggunakan uji One Way ANOVA didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan antara nilai rerata dari uji Tensile Bond Strength (TBS) pada kelompok Penyinaran 20 detik menghasilkan TBS yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok uji 10 dan 30 detik. Kesimpulan. Peningkatan waktu penyinaran setelah aplikasi two step self-etch adhesive universal meningkatkan tensile strength pada gigi bovine. Namun tensile strength dapat menurun jika peningkatan waktu penyinaran setelah aplikasi self etch adhesive universal two step non-HEMA (G2-Bond Universal) berlebihan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: waktu penyinaran, self-etch adhesive universal, non-HEMA, tensile bond strength
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 15 Dec 2025 04:51
Last Modified: 15 Dec 2025 04:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51507

Actions (login required)

View Item
View Item