Perasaan Bersalah Tokoh Antoine Dalam Trois Jours Et Une Vie Karya Pierre Lemaitre = Guilt Experienced by the Character Antoine in the Novel Trois Jours et Une Vie by Pierre Lemaitre.


SALSABILA, NABILA (2025) Perasaan Bersalah Tokoh Antoine Dalam Trois Jours Et Une Vie Karya Pierre Lemaitre = Guilt Experienced by the Character Antoine in the Novel Trois Jours et Une Vie by Pierre Lemaitre. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F051181325-Cover.jpg

Download (237kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F051181325-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (265kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F051181325-dp(FILEminimizer).pdf

Download (134kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F051181325-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 December 2027.

Download (771kB)

Abstract (Abstrak)

NABILA SALSABILA. “Perasaan Bersalah Tokoh Antoine dalam Novel Trois Jours et Une Vie Karya Pierre Lemaitre” dan dibimbing oleh Dr. Hasbullah, S.S., M.Hum Latar belakang. Penelitian ini mengkaji pergolakan batin tokoh utama bernama Antoine yang muncul akibat tindakannya di masa kecil dalam novel Trois Jours et Une Vie karya Pierre Lemaitre. Antoine mengalami tekanan psikologis yang dalam karena perasaan bersalah yang ia simpan selama bertahun-tahun. Hal ini menarik perhatian penulis karena konflik tokoh tidak diungkap secara langsung, melainkan melalui perubahan sikap dan emosi tokoh.Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk perasaan bersalah yang dialami tokoh Antoine serta mekanisme pertahanan diri yang ia gunakan berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data adalah novel Trois Jours et Une Vie karya Pierre Lemaitre yang diterbitkan oleh Éditions Albin Michel pada tahun 2016. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Antoine mengalami berbagai bentuk rasa bersalah: pribadi, sosial, tersirat, dan publik. Untuk mengatasi tekanan batin, ia menggunakan mekanisme pertahanan diri berupa penyangkalan, represi, rasionalisasi, pemindahan, dan proyeksi. Kesimpulan. Mekanisme pertahanan diri ini tidak menghapus rasa bersalah secara tuntas, namun menjadi strategi bawah sadar untuk mempertahankan kestabilan psikologisnya.

Kata kunci: emosi, konflik batin, tekanan moral, psikodinamika, tokoh fiksi, psikoanalisis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Emotion, inner conflict, moral pressure, psychodynamics, fictional character, psychoanalysis.
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Prancis
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 15 Dec 2025 02:34
Last Modified: 15 Dec 2025 02:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51502

Actions (login required)

View Item
View Item