MISBAHUDDIN, MISBAHUDDIN (2025) PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM TINDAK PIDANA MENYERANG KEHORMATAN ATAU NAMA BAIK ORANG LAIN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK = IMPLEMENTATION OF RESTORATIVE JUSTICE IN CRIMINAL ACTS OF ATTACKING THE HONOR AND GOOD NAME OF OTHERS THROUGH ELECTRONICS SYSTEM. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B012231004-lpJocGjDHsbAOmT3-20250506145709.jpg
Download (342kB) | Preview
B012231004-1-2.pdf
Download (492kB)
B012231004-dp.pdf
Download (64kB)
B012231004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 April 2027.
Download (17MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tindak pidana menyerang kehormatan dan nama baik orang lain melalui sistem elektronik ialah suatu upaya menyerang kehormatan dan nama baik melalui media sosial yang dapat menekankan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban dan masyarakat. Hal ini merujuk pada konsep Restorative Justice dan UU ITE yang berlaku di Indonesia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Restorative Justice dalam tindak pidana menyerang kehormatan dan nama baik orang lain melalui sistem elektronik dan untuk menganalisis bagaimanakah pengaruh faktor kultur hukum masyarakat Luwu dalam mewujudkan efektivitas Restorative Justice dalam menyerang kehormatan dan nama baik orang lain melalui sistem elektronik. Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empirik menggunakan pendekatan fakta-fakta sosial berkaitan dengan hukum masyarakat. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder serta dianalisis secara mixed metode yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat 7 kasus tindak pidana menyerang kehormatan dan nama baik orang lain melalui sistem elektronik di Polres Luwu dan diselesaikan secara Restorative Justice, 2) Kasus tindak pidana menyerang kehormatan dan nama baik orang lain dalam peneraparannya mengacu pada UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27 A, dan 45 Ayat (4), (5), dan (6), Peratuaran Kapolri Nomor 8 Tahun 2021. Kesimpulan. Penelitian ini menguraikan ialah 1) Implementasi penerapan Restorative Justice dalam konteks menyerang kehormatan dan nama baik orang lain melalui sistem elektronik antara lain identifikasi kasus, fasilitas dialog dan mediasi, kesepakatan tertulis, pemulihan nama baik korban, serta laporan penutupan kasus. 2) Faktor kultur hukum masyarakat memiliki peran signifikan dalam efektivitas penerapan Restorative Justice yakni kesadaran hukum masyarakat, budaya dan nilai sosial, peran aparat penegak hukum, kerangka hukum yang mendukung, ketersediaan fasilitator, sikap korban dan pelaku, pengaruh media sosial, faktor ekonomi dan pendidikan, peran media dan terknologi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana Menyerang Kehormatan dan Nama Baik Melalui Elektronik; Restorative Justice; UU ITE; Kultur Masyarakat |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 00:50 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 00:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51457 |
