PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA KAMPUNG TUA BITOMBANG DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR = DEVELOPMENT OF TOURISM ATTRACTION OF BITOMBANG OLD VILLAGE IN SELAYAR ISLANDS REGENCY


FITRIANI, RESTY (2025) PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA KAMPUNG TUA BITOMBANG DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR = DEVELOPMENT OF TOURISM ATTRACTION OF BITOMBANG OLD VILLAGE IN SELAYAR ISLANDS REGENCY. D3 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F016211002-N0jJrBR8d2LabgPp-20250620201450.jpg

Download (325kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
F016211002-dp.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F016211002-dp.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
F016211002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 May 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Pengembangan Daya Tarik Wisata Kampung Tua Bitombang di Kabupaten Kepulauan Selayar (dibimbing oleh Andi Ihzar Batarauleng, S.ST.Par., M.M). Kampung Tua Bitombang merupakan salah satu kampung adat tertua di Kabupaten Kepulauan Selayar yang menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata budaya dan alam. Rumah-rumah panggung berarsitektur khas, atraksi budaya seperti seni bela diri Kontau dan Manca’ Pa’dang, serta daya tarik alam seperti air terjun Je’ne Tabussu dan Sumur Jodoh menjadikan kawasan ini unik dan otentik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan daya tarik wisata Kampung Tua Bitombang berdasarkan komponen 4A (Attraction, Accessibility, Amenity dan Ancillary) serta menganalisis potensi dan tantangan pengembangannya melalui pendekatan SWOT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pengelola Pokdarwis, wisatawan, dan Dinas Pariwisata, observasi langsung, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Tua Bitombang memiliki daya tarik alam dan budaya yang kuat, namun masih terdapat kekurangan dalam aspek fasilitas penunjang (amenity) seperti kondisi homestay, gazebo, dan toilet umum yang tidak terawat. Aksesibilitas juga menjadi kendala dengan kondisi jalan menuju lokasi yang belum memadai. Ancillary didominasi oleh peran Pokdarwis sebagai pengelola tunggal, dengan dukungan terbatas dari pemerintah daerah. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan kekuatan budaya dan alam untuk menarik peluang pasar wisata minat khusus, sembari mengatasi kelemahan dalam infrastruktur dan promosi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan dan peningkatan kualitas fasilitas untuk mendukung pengembangan Kampung Tua Bitombang sebagai destinasi wisata unggulan.

Item Type: Thesis (D3)
Uncontrolled Keywords: daya tarik wisata, Kampung Tua Bitombang, pengembangan 4A, pariwisata budaya, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Destinasi Pariwisata
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 15 Dec 2025 00:41
Last Modified: 15 Dec 2025 00:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51454

Actions (login required)

View Item
View Item