IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN KOPI ARABIKA KALOSI ENREKANG PASCA TERDAFTAR INDIKASI GEOGRAFIS = The Implementation of Protection for Kalosi Enrekang Arabica Coffee After its Geographical Indication Registration.


UTAMI, ANDI NURUL (2025) IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN KOPI ARABIKA KALOSI ENREKANG PASCA TERDAFTAR INDIKASI GEOGRAFIS = The Implementation of Protection for Kalosi Enrekang Arabica Coffee After its Geographical Indication Registration. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B011211280-WEMHGv3u5gJ08wat-20250520164911.jpeg

Download (204kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211280-1-2.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211280-dp.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
B011211280-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 May 2027.

Download (957kB)

Abstract (Abstrak)

Kopi Kalosi yang berasal dari Kabupaten Enrekang sering dianggap sebagai kopi yang berasal dari Tana Toraja. Hal ini disebabkan yaitu karena para petani kopi di Kabupaten Enrekang khususnya di daerah perbatasan antara Tana Toraja dan Enrekang, menjual hasil panen atau produksi kepada perusahaan yang berlokasi di Tana Toraja. Kemudian, perusahaan tersebut mengklaim dan memasarkan hasil panen dalam berbagai bentuk dengan mengatasnamakan produk dari Tana Toraja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi perlindungan hukum bagi masyarakat pembudidaya Kopi Arabika Kalosi Enrekang setelah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis dan untuk menguraikan tanggung jawab dari Pemerintah Daerah dalam menjaga kualitas mutu setelah terdaftar Indikasi Geografis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris, data primer diperoleh melalui wawancara dengan perwakilan Masyarakat Perlindungan Kopi Enrekang, Petani Kopi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang. Sementara itu, data sekunder dikumpulkan melalui studi kepustakaan yang mencakup peraturan perundang-undangan, jurnal, serta dokumen terkait. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap manfaat Sertifikat Indikasi Geografis masih rendah, yang berdampak pada menurunnya pemeliharaan kualitas dan penggunaan logo Indikasi Geografis pada kemasan produk. Selain itu, peran pemerintah daerah dalam mendukung perlindungan dan pemanfaatan sertifikat belum optimal, menyebabkan organisasi Masyarakat Perlindungan Kopi Enrekang tidak berjalan dengan efektif. Kurangnya kebijakan strategis yang berkelanjutan turut memengaruhi sistem pengawasan dan pembinaan. Kesimpulan : Perlindungan hukum bagi masyarakat pembudidaya Kopi Arabika Kalosi Enrekang setelah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis dan Tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang dalam pembinaan dan pengawasan belum optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Indikasi Geografis; Kopi Arabika Kalosi Enrekang ;Perlindungan Hukum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 12 Dec 2025 05:48
Last Modified: 12 Dec 2025 05:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51416

Actions (login required)

View Item
View Item