Harmonisasi Antitesis Passampo Siri’ Dan Ius Constitutum Sebagai Kebijakan Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Jalur Antilitigasi Di Kabupaten Sidrap = Harmonization of the Antithesis Passampo Siri' and Ius Constitutum as a Policy for Preventing Sexual Violence Through Anti-Litigation in Sidrap Regency


FITRIANI, ANDI (2025) Harmonisasi Antitesis Passampo Siri’ Dan Ius Constitutum Sebagai Kebijakan Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Jalur Antilitigasi Di Kabupaten Sidrap = Harmonization of the Antithesis Passampo Siri' and Ius Constitutum as a Policy for Preventing Sexual Violence Through Anti-Litigation in Sidrap Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B011211233-0jpNPbfWS6qrMBEh-20250503192751.jpg

Download (432kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211233-1-2.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211233-dp.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
B011211233-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 May 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI FITRIANI (B011211233). “Harmonisasi Antitesis Passampo Siri’ dan Ius Constitutum Sebagai Kebijakan Pencegahan Kekerasan Seksual Melalui Jalur Antilitigasi di Kabupaten Sidrap.” Dibimbing oleh Andi Tenri Famauri Rifai sebagai dosen pendamping. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memberikan bentuk harmonisasi dari adanya antitesis yang terjadi antara praktik pelaksanaan Passampo Siri’ dengan Ius Constitutum dalam upaya pencegahan kasus kekerasan seksual di Kabupaten Sidrap. Desain penelitian yang digunakan berupa penelitian kualitatif dengan tipe penelitian hukum empiris yang berfokus pada bagaimana melihat hukum dalam tataran nyata atau bagaimana bekerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa karena praktik Passampo Siri’ bersifat wajib dilaksanakan sebagai konsekuensi atas adanya nilai siri’ yang dilanggar, sehingga orang yang melanggar Siri’ tidak dapat menolak untuk dinikahkan dan dalam pelaksanaannya pasangan yang akan menjadi pengganti salah satu mempelai kerap kali bukan pilihan korban melainkan pilihan orang tuanya, sehingga terjadi pemaksaan perkawinan yang bertentangan dengan UU TPKS. Selain itu, karena menyelesaikan kasus melalui pengadilan masih dianggap sebagai suatu hal yang menimbulkan aib, penyelesaian kasus pemaksaan perkawinan dalam praktik Passampo Siri’ dapat diselesaikan melalui musyawarah yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai dan norma yang hidup di dalam masyarakat yaitu Siri’ untuk mencapai harmonisasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Harmonisasi, Passampo Siri’, Kekerasan Seksual
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 12 Dec 2025 05:46
Last Modified: 12 Dec 2025 05:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51415

Actions (login required)

View Item
View Item