RAHMADANI, ALIYA (2025) Tinjauan Hukum Gugatan Terhadap Pemilik Merek Terdaftar Oleh Pemilik Hak Desain Industri = Legal Review of Lawsuits Against Registered Trademark Owners by Industrial Design Rights Owners. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011201055-AodBcnMsjKJyY9XD-20250925141154.jpg
Download (294kB) | Preview
B011201055-1-2.pdf
Download (454kB)
B011201055-dp.pdf
Download (263kB)
B011201055-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 September 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ALIYA RAHMADANI (NIM. B011201055). “Tinjauan Hukum Gugatan Terhadap Pemilik Merek Terdaftar Oleh Pemilik Hak Desain Industri”. Dibimbing oleh Hasbir Paserangi sebagai pembimbing Utama. Latar Belakang: Pada Putusan Nomor:7/Pdt.Sus.HAKI.2021/PN.SMG menimbulkan permasalahan hukum karena merek PT. Surabaya Top ditolak dan hanya memperoleh perlindungan melalui desain industri kemasan, sementara merek Hence Teh telah terdaftar. Permasalah yang muncul apakah PT. Surabaya Top dapat menggugat pemilik merek terdaftar karena adanya kemiripan desain Industri dengan merek Hence Teh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan kewenangan pemilik desain industri dalam mengajukan gugatan terhadap pemilik merek terdaftar dan perlindungan hukum pemilik merek terdaftar yang digugat oleh pemilik desain industri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan, studi kasus, dan pendekatan konseptual. Adapun sumber bahan hukum yakni bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier dengan menggunakan teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan tinjauan pustaka yang kemudian dianalisis secara kualitatif lalu diuraikan secara deskriptif. Hasil: (1) Pemilik Desain Industri dapat mengajukan gugatan terhadap merek terdaftar berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain industri pada Pasal 46 dan Pasal 9; (2) Bentuk perlindungan hukum yang dapat dilakukan oleh pemilik merek terdaftar yakni perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. Kesimpulan: Pemilik desain indistri memiliki kewenangan mengajukan gugatan terhadap pemilik merek terdaftar karena terdapat iktikad tidak baik oleh tergugat. Sedangkan pemilik merek terdaftar dapat melakukan perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Desain Industri; Gugatan; Merek. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 05:24 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 05:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51406 |
