RAMADHAN, RASYA AFDHOL (2025) Penanganan Megacolon pada Kucing Domestik di Rumah Sakit Hewan Jawa Barat = Treatment of Megacolon in Domestic Cat at The West Java Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C024232005-eWFGpDNTwmrUxsZa-20250623130104.jpg
Download (920kB) | Preview
C024232005-1-2.pdf
Download (2MB)
C024232005-dp.pdf
Download (587kB)
C024232005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Megacolon dapat terjadi ketika gerakan material feses tertunda dan feses tetap berada di usus besar untuk waktu yang lama, sehingga usus besar terus mengabsorbsi air dari feses dan menjadikan feses kering dan keras serta sulit untuk dikeluarkan. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini yaitu Untuk mengetahui penyebeb dan penanganan megacolon pada kucing. Kucing domestic berjenis kelamin jantan Bernama Moeza berumur 3 tahun dengan berat badan 2,5 Kg di bawa ke Rumah Sakit Hewan Provinsi Jawa Barat pada tanggal 12 November 2024. Kucing terlihat dalam keadaan kritis, kurang aktif, lemas dan dehidrasi. Berdasarkan informasi dari owner kucing tidak defekasi selama 2 minggu. Pemeriksaan fisik palpasi abdomen terdapat penumpukan feses di colon, nilai capillary refill time (CRT) lebih dari 2 detik. Hasil radiologi menunjukkan kucing mengalami megacolon akibat konstipasi. Kucing moeza di diagnosa mengalami feline megacolon. Penanganan dilakukan dengan tindakan pembedahan Colectomy dengan menginsis colon dan mengeluarkan feses yang menumpuk. Terapi pasca operasi diberikan antibiotik, antiinflamasi, dan terapi suportif. Setelah perwatan selama 3 hari kondisi kucing sudah membaik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Enterotomy, Kucing, Kolon, Konstipasi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 05:42 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 05:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51388 |
