FAJRULLAH, NUZUL (2025) PENANGANAN KASUS ASCARIASIS PADA AYAM PARENT STOCK DI FARM NEW HOPE BRANCH MAKASSAR = HANDLING OF ASCARIASIS CASES IN PARENT STOCK CHICKEN AT FARM NEW HOPE BRANCH MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C024232002-9gRaxHyTdofL7iJI-20250623125244.jpeg
Download (62kB) | Preview
C024232002-1-2.pdf
Download (838kB)
C024232002-dp.pdf
Download (537kB)
C024232002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 May 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Ayam pembibit atau parent stock (PS) adalah ayam penghasil final stock dan merupakan hasil pemeliharaan dengan metode perkawinan tertentu pada peternakan generasi grand parent stock (GPS) produktivitas ayam pembibit tidak lepas dari cara pemeliharaan yang meliputi pemberian pakan, tata laksana pemeliharaan, dan perawatan kesehatan namun, perindustrian unggas mengalami tantangan besar dalam hal kesehatan seperti banyaknya kasus penyakit pada unggas. Di PT New Hope Branch Makassar dilaksnakan pemeriksaan secara berkala pada setiap kendang ditemukan seekor ayam betina berumur yang dijadikan sampel berumur ± 3 bulan dengan berat 1 kg, terlihat terlihat kurus serta bulunya kotor dan kusam. Selain itu, ayam juga mengalami diare yang ditandai dengan daerah kloaka yang kotor, didapatkan hasil dari pemeriksaan patologi anatomi setelah tindakan nekropsi ditemukan cacing gelang dewasa pada lumen usus dan pada mukosa usus terdapat hemoragi, pemeriksaan makroskopis menunjukkan cacing berbentuk gelang dan tubuh berwarna putih dan pemeriksaan mikroskopik menunjukkan menunjukkan pada ujung anterior atau kepala cacing terdapat 3 bibir. Pada ujung posterior jantan terdapat 2 spikula dan posterior sucker. Berdasarkan dari tanda klinis yang didapatkan diketahui bahwa ayam terinfeksi penyakit ascariasis. Ascariasis merupakan infeksi cacing yang menyerang unggas yang disebabkan oleh Ascaridia galli. Pada peternakan ayam, Ascariasis memberikan dampak negatif pada peternak dikarenakan mampu menyebabkan penurunan berat badan yang dapat mengurangi efisiensi penyerapan nutrisi dan juga penetrasi usus akan menyebabkan terjadinya keadaan cangkang telur menjadi tipis dan lunak sehingga menyebabkan kerugian produktifitas telur. Pengobatan yang diberikan kepada ternak unggass yaitu pemberian antelmintik Albendazole, setelah 3 hari dari pemberian didapatkan hasil nekropsi bahwa jumlah cacing yang ditemukan di usus sudah sangat berkurang yang menandakan pemberian Albendazole efektif untuk mematikan dan mengurangi cacing Ascaridia galli
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Albendazole, Ascaridia Galli, Ayam, Parent Stock |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 05:44 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 05:44 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51385 |
