Pengaruh Waktu Reaksi Transesterifikasi Pada Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Menggunakan Katalis NaOH = Effect of Transesterification Reaction Time on Biodiesel Production From Sunflower Oil (Helianthus annuus L.) with NaOH Catalyst


AZZAHRAH, FIDYA ROIHANNAH ZAINAB (2025) Pengaruh Waktu Reaksi Transesterifikasi Pada Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Menggunakan Katalis NaOH = Effect of Transesterification Reaction Time on Biodiesel Production From Sunflower Oil (Helianthus annuus L.) with NaOH Catalyst. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H031201073-zZf4jJOCxnTGs32Y-20250416004135.jpg

Download (306kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
H031201073-1-2.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H031201073-dp.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
H031201073-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 March 2027.

Download (949kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Biodiesel dari minyak nabati dapat menjadi bahan bakar yang mudah diperbaharui, diproses, harganya relatif stabil, tidak menghasilan cemaran berbahaya bagi lingkungan, dan mudah terurai secara alami. Bunga matahari adalah salah satu minyak nabati yang dapat dijadikan biodiesel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan, kualitas berdasarkan sifat kimia dan fisika, komponen gugus fungsi, kandungan asam lemak, serta spesifikasi SNI pada biodiesel dari minyak bunga matahari (Helianthus annuus L.) menggunakan instrumen FTIR juga GC-MS. Metode. Parameter uji yang dilakukan dalam penelitian ini adalah densitas, viskositas, kadar asam lemak FFA, bilangan penyabunan, bilangan, iodium, dan karakterisasi biodiesel. Hasil. Nilai densitas diperoleh pada sampel B30; B60; dan B90 berturut-turut sebesar 874,3; 894,3; dan 898,1 kg/m3. Nilai viskositas sebesar 2,76; 2,65; dan 2,49 mm2/s. Nilai angka asam FFA sebesar 0,2799; 0,2267; dan 0,0846 mg KOH/g. Nilai bilangan penyabunan sebesar 31,5562; 40,6725; dan 51,1912 mg KOH/g. Nilai bilangan Iodium sebesar 0,2411; 0,2664; dan 0,2918 g I2/100 g. Karakterisasi FTIR biodiesel dan minyak bunga matahari (Helianthus annuus L.) memiliki gugus fungsi yang mirip yang memiliki gugus C-O dan C=O. Karakterisasi GC-MS diperoleh komponen asam lemak. Kesimpulan. Pengujian kualitas biodiesel dari minyak bunga matahari (Helianthus annuus L.) dengan menggunakan katalis basa NaOH telah memenuhi standar SNI 7182:2015 pada densitas (sampel B30), viskositas, angka asam FFA, bilangan penyabunan, dan bilangan iodium, serta karakterisasi FTIR terdapat gugus fungsi ester dan karakterisasi GC-MS terdapat komponen asam lemak pada puncak tertinggi sebesar 62,08% pada metil linoleat sehingga dapat digunakan dalam pengembangan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: biodiesel, ftir, gcms, minyak bunga matahari
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 11 Dec 2025 06:42
Last Modified: 11 Dec 2025 06:42
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51312

Actions (login required)

View Item
View Item