FATMAWATI, FATMAWATI (2025) Tindakan Pengembangan Usaha Sarabba Bubuk (Studi Kasus Pada UMKM Sarabba Bubuk Khas Leon di Desa Rosoan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang) = Business Development Actions for Sarabba Powder (A Case Study on Sarabba Powder MSME in Leon Village, Rosoan Sub-district, Enrekang District). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
G021211146-1XGTj0Rmw3oZOgFa-20250612160352.jpg
Download (45kB) | Preview
G021211146-1-2.pdf
Download (377kB)
G021211146-dp.pdf
Download (175kB)
G021211146-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
FATMAWATI. Tindakan Pengembangan Usaha Sarabba Bubuk (Studi Kasus Pada UMKM Sarabba Bubuk Khas Leon di Desa Rosoan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang) (dibimbing oleh: Dr. Ir. Rusli M. Rukka, S.P., M.Si.) Latar belakang. Data statistik tanaman biofarmaka tahun 2023 menunjukkan bahwa komoditas jahe menempati posisi pertama dengan produksi mencapai 219.220,33 ton. Pengolahan jahe masih perlu ditingkatkan untuk menambah nilai, memperpanjang umur simpan, dan memperluas pasar. Salah satu UMKM yang mengolah jahe adalah Sarabba Bubuk Khas Leon di Dusun Leon, Desa Rosoan, Enrekang, Sulawesi Selatan, yang memproduksi minuman tradisional Sarabba dalam bentuk bubuk sejak 2019. Meski dikenal karena rasanya yang khas, data penjualan Sarabba Bubuk menunjukkan fluktuasi dengan penurunan pada 2024 yang membutuhkan strategi pengembangan dan tindakan terencana. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi situasi kasus dan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan Usaha Sarabba Bubuk Khas Leon serta merumuskan alternatif tindakan yang dapat diterapkan untuk mengatasinya. Metode. Seluruh data dan informasi diperoleh menggunakan metode Analisis Perencanaan dan Pengembangan Agrosistem (APPAS). Hasil. Masalah utama pada usaha Sarabba Bubuk Khas Leon yaitu jumlah siklus produksi kurang. Tindakan terpilih untuk mengatasai masalah utama yaitu dengan merekrut tenaga kerja produksi tetap yang sudah ada sebelumnya, menjadwalkan produksi secara rinci yaitu selasa dan jumat, menambah pemasok bahan baku yang semua berasal dari Kabupaten Enrekang, mengefisienkan waktu produksi yaitu 5 jam, merenovasi bangunan dengan menambah luas bangunan, membeli Mesin blender 5 kg stainless steel dan tungku tanah liat ukuran besar, dan memasukkan proposal pengembangan usaha ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Kesimpulan. Usaha Sarabba Bubuk Khas Leon menghadapi permasalahan yang memengaruhi jumlah produksi dan pendapatan. Penyelesaian masalah ini membutuhkan identifikasi penyebab, perencanaan strategi, serta pelaksanaan tindakan yang terarah untuk memastikan keberlanjutan dan perkembangan usaha.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sarabba Bubuk; Problematisasi; Transformasi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 02:41 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 02:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51274 |
