AFIAH, ANDI SITTI NUR (2025) ANALISIS miRNA-93-3p DAN miRNA-142-3p SEBAGAI MARKER UNTUK MEMBEDAKAN TUBERKULOSIS LATEN DENGAN TUBERKULOSIS AKTIF = ANALYSIS of miRNA-93-3p AND miRNA-142-3p AS MARKERS TO DIFFERENTIATE LATENT TUBERCULOSIS FROM ACTIVE TUBERCULOSIS. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
C013202003-ADu7bQ56qkiOe9fw-20250625142315.jpg
Download (323kB) | Preview
C013202003-1-2.pdf
Download (1MB)
C013202003-dp.pdf
Download (231kB)
C013202003-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
NUR AFIAH. EKSPRESI MI-RNA-93-3P DAN MIRNA-142-3P SEBAGAI MARKER PADA PENDERITA TB LATEN DAN TB AKTIF Pendahuluan, tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi yang tinggi, ditambah dengan tingginya angka kesalahan diagnosis antara TB aktif dan laten. Pemeriksaan konvensional, seperti tuberkulin skin test (TST)/Uji tuberkulin dan Interferon-Gamma Release Assay (IGRA), memiliki keterbatasan dalam membedakan status infeksi aktif versus laten, sehingga menuntut pengembangan biomarker molekuler yang lebih spesifik dan sensitif. MicroRNA (miRNA) adalah molekul kecil non-koding yang stabil dalam serum dan telah terbukti berperan dalam regulasi jalur patogenik Mycobacterium tuberculosis. Beberapa studi awal menunjukkan potensi miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p sebagai indikator infeksi TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekspresi miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p sebagai marker pada penderita TB laten dan TB aktif, dilakukan dengan melibatkan 33 penderita TB aktif, 36 kontak serumah dengan uji IGRA positif dan 39 kontrol sehat. Ekspresi miRNA-93-3p dan mi-RNA-142-3p diperiksa menggunakan metode quantitative real-time PCR (q-PCR). Analisis data dilakukan menggunakan uji Anova dan uji Kruskal Wallis, serta kurva ROC. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan ekspresi miRNA-142-3p antara TB aktif dan TB laten, serta antar TB aktif dan kontrol sehat, namun tidak ada perbedaan yang signifikan ekspresi miRNA-93-3p antara ketiga kelompok. Pada TB aktif, analisis kurva ROC menunjukkan ekspresi miRNA-142-3p memiliki sensitivitas 66.7% dan spesifisitas 61.5% dengan area under the curve (AUC) 0.725 (p<0.001), sementara ekspresi miRNA-93-3p memiliki sensitivitas sebesar 72.7%, spesifisitas 61.5% dengan nilai AUC 0.678 (p=0.009). Kombinasi miRNA-142-3p dan miRNA-93-3p pada TB aktif menghasilkan sensitivitas 81.8% dan spesifisitas 66.7% dengan nilai AUC sebesar 0.780 (p<0.001). Pada TB laten dengan kontrol sehat sebagai referensi, didapatkan miRNA-142-3p dengan sensitivitas 60.3% dan spesifisitas 63.9%, dengan nilai AUC 0.603, namun tidak ditemukan korelasi yang signifikan (p=0.127). Didapatkan pula miRNA-93-3p dengan sensitivitas 61.1%, spesifisitas 51.3% dengan nilai AUC sebesar 0.623, dan tidak ditemukan korelasi signifikan , p=0.082). Selanjutnya, gabungan miRNA-142-3p dan miRNA-93-3p pada TB laten menghasilkan sensitivitas 61.1% dan spesifisitas 61.5% dengan nilai AUC 0.693 (p = 0.004). Disimpulkan bahwa miRNA-142-3p menunjukkan potensi sebagai biomarker molekuler diagnostik pada TB aktif
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: miRNA-93-3p, miRNA-142-3p, TB laten, TB aktif, biomarker |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 05:52 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 05:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51227 |
