ARAS, IRMAYANI (2025) Analisis Pengaruh Alokasi Penggunaan Input, Efisiensi dan Inefisiensi Terhadap Produksi Usahatani Kakao di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng = Analysis of the Influence of Input Use Allocation, Efficiency and Inefficiency on Cocoa Farming Production in Marioriwawo District, Soppeng Regency. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
G021201066-F1JajP2LUvCHgAXs-20250616222648.jpg
Download (211kB) | Preview
G021201066-1-2.pdf
Download (875kB)
G021201066-dp.pdf
Download (790kB)
G021201066-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kakao merupakan salah satu komoditas Perkebunan di Indonesia yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional serta menempati luas areal keempat terbesar untuk subsektor perkebunan. Sulawesi Selatan masuk tiga besar provinsi penghasil kakao di Indonesia dengan salah satu daerah produksinya yaitu Kabupaten Soppeng dimana Kecamatan Marioriwawo sebagai sentra produksi. Tujuan, Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan input produksi, tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi penggunaan input serta menganalisis faktor yang memengaruhi inefisiensi usahatani kakao di Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. Metode, Analisis menggunakan Model Fungsi Produksi Stochastic Frontier, Analisis Efisiensi dan Inefisiensi Produksi. Hasil, Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Jumlah Tanaman, herbisida, fungisida, insektisida, tenaga kerja pemupukan, tenaga kerja penyiangan dan tenaga kerja peremajaan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap produksi kakao, sementara variabel pupuk NPK Phonska signifikan namun berpengaruh negatif terhadap produksi kakao. Secara teknis usahatani kakao berada pada angka 66% sehingga berpotensi ditingkatkan efisiensinya sebesar 34%. Kemudian hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan Jumlah Tanaman, Fungisida, Insektisida, Tenaga Kerja Pemupukan dan Tenaga Kerja Peremajaan belum efisien sedangkan Herbisida dan Tenaga Kerja Penyiangan tidak efisien. Sementara itu nilai efisiensi ekonomi diperoleh angka 0,884 yang menunjukkan bahwa usahatani kakao di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng secara ekonomi belum efisien. Selanjutnya pada analisis inefisiensi teknis variabel Umur Petani dan Jumlah Tanggungan berpengaruh positif terhadap inefisiensi teknis. Sementara itu variabel Lama Pendidikan signifikan berpengaruh negatif terhadap inefisiensi teknis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Produksi Kakao; Input Produksi, Stochastic Frontier Model; Analisis Efisiensi; Analisis Inefisiensi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 03:10 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 03:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51217 |
