JUMADIL, JUHRIAH (2025) PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DARI IBU HAMIL YANG TERINFEKSI COVID-19 = TODDLER GROWTH AND DEVELOPMENT OF PREGNANT WOWEN COVID-19. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P102231004-FhBwbRIzsdEVqmvt-20250507184226.jpg
Download (279kB) | Preview
P102231004-1-2.pdf
Download (279kB)
P102231004-dp.pdf
Download (179kB)
P102231004-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
JUHRIAH JUMADIL. Pertumbuhan dan Perkembangan Balita dari Ibu Hamil Yang Terinfeksi COVID-19 (dibimbing oleh Budu dan Mardiana Ahmad). Latar Belakang: SARS-CoV-2 atau juga dikenal sebagai Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus ini dapat menyerang orang tua, orang dewasa, anak-anak, bayi dan ibu hamil, termasuk ibu menyusui. Ibu hamil sebagai salah satu kelompok rentan risiko infeksi virus karena Saat hamil, tubuh secara fisiologis dan berpotensi mempengaruhi organogenesis dan perkembangan janin. Paparan langsung dari ibu kejanin terhadap respon imun ibu yang berasal dari ibu karena adanya infeksi selama kehamilan mungkin berpotensi pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pertumbuhan dan perkembangan balita dari ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 dan yang tidak terinfeksi COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control yaitu dengan membandingkan kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan sampel 148 yang terdiri dari 74 balita dari ibu hamil terinfeksi COVID-19 dan 74 balita dari ibu hamil yang tidak terinfeksi COVID-19. Pertumbuhan balita didapatkan dengan cara mengukur berat badan dan tinggi badan dalam grafik pertumbuhan dan perkembangan didapatkan dengan menggunakan instrument kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Mann Whitney. Hasil: Pada pertumbuhan balita dari hasil dianalisis balita dari kedua kelompok berdasarkan berat badan balita menggunakan nilai kenaikan berat badan minimum (KBM) dengan nilai p-value 0,010 (p<0,05) berarti ada perbedaan signifikan antara kedua kelompok, sedangkan pertumbuhan balita berdasarkan tinggi badan dengan nilai p-value 0,337 (p>0,05) berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada perkembangan balita dari hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,282 (p>0,05) berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok Kesimpulan: Balita yang lahir dari ibu hamil terinfeksi COVID-19 dapat mempengaruhi berat badan balita tetapi tidak berpengaruh terhadap tinggi badan dan perkembangan balita
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Balita, COVID-19, Ibu Hamil, Perkembangan, dan Pertumbuhan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 01:46 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 01:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51189 |
