IRFHAN, MUHAMMAD (2025) ANALISIS KEBERLANJUTAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG SISTEM BERGULIR DI KECAMATAN GILIRENG KABUPATEN WAJO = SUSTAINABILITY ANALYSIS AND DEVELOPMENT STRATEGY REVOLVING SYSTEM BEEF CATTLE LIVESTOCK BUSINESS IN GILIRENG DISTRICT WAJO REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P042231020-UXPpdM2Jl9y0es1N-20250505205853.jpg
Download (464kB) | Preview
P042231020-1-2.pdf
Download (153kB)
P042231020-dp.pdf
Download (192kB)
P042231020-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 March 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Program pemberdayaan masyarakat dengan pemberian bantuan sapi potong dengan skema perguliran yang melibatkan sinergitas antara pemerintah, swasta dan peternak memerlukan strategi dan kebijakan peternakan sapi yang efektif berdasarkan indikator dan aspek keberlanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks dan status keberlanjutan usaha peternakan sapi sistem bergulir yang dinilai dari dimensi ekologi, ekonomi, dan sosial sera menentukan strategi pengembangan usaha peternakan sapi potong sistem bergulir di Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah multidimensional scaling (MDS) dengan pendekatan Rap-BCRS untuk analisis nilai indeks dan status keberlanjutan dan penentuan strategi menggunakan Analisis A'WOT. Analisis indeks keberlanjutan menghasilkan dimensi ekologi (50,18%), dimensi ekonomi (23,23%), dan dimensi sosial (46,86%) secara umum menunjukkan tingkat keberlanjutan yang masih kurang berkelanjutan. Strategi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan status keberlanjutan dimensi ekonomi adalah dengan penguatan kebijakan sistem perguliran pada kawasan peternakan sapi potong sistem bergulir yaitu menambah jumlah bantuan ternak yang dibagikan ke peternak dengan pola pemeliharaan sapi potong secara intensif dan mendirikan pasar hewan dan memperluas jaringan pasar produk hasil peternakan. Selanjutnya, upaya yang perlu dilakukan dalam meningkatkan status keberlanjutan dimensi sosial adalah dengan meningkatkan intensitas penyuluhan dan pelatihan peternak, mengoptimalkan partisipasi keluarga dan kompetensi tenaga kerja yang dimiliki untuk memanfaatkan lahan dan mengolah pakan ternak. Sementara itu, cara untuk meningkatkan status keberlanjutan pada dimensi ekologi adalah dengan membangun infrastruktur peternakan seperti membangun RPH dan Instalasi pengelolaan limbah.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Indeks keberlanjutan; Rap-BCRS; Prioritas kebijakan; Analisis A'WOT |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Agribisnis |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 01:19 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 01:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51184 |
