PREVALENSI KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-24 BULAN DI PUSKESMAS TOLO’ KABUPATEN JENEPONTO TAHUN 2021 = PREVALENCE OF STUNTING INCIDENTS IN CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AT TOLO' COMMUNITY HEALTH CENTER, JENEPONTO DISTRICT IN 2021


MEILANI, MUH ICHSAN NUR (2025) PREVALENSI KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-24 BULAN DI PUSKESMAS TOLO’ KABUPATEN JENEPONTO TAHUN 2021 = PREVALENCE OF STUNTING INCIDENTS IN CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AT TOLO' COMMUNITY HEALTH CENTER, JENEPONTO DISTRICT IN 2021. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C011181436-MdyNanOAETSPYu8s-20250703111838.jpeg

Download (204kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C011181436-1-2.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C011181436-dp.pdf

Download (325kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C011181436-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang :. Malnutrisi diartikan sebagai suatu keadaan dimana terjadi kelebihan gizi atau kekurangan gizi. Namun pengertian yang dibuat oleh WHO, malnutrisi lebih merujuk pada keadaan dimana seseorang mengalami kekurangan gizi. Malnutrisi adalah keadaan dimana seseorang tidak mendapatkan asupan energi yang mencukupi dan juga dapat disebabkan oleh infeksi yang mempengaruhi penyerapan nutrisi di tubuh. Kondisi ini terbagi menjadi dua yaitu kekurangan gizi mikro dan kekurangan gizi makro (Rosenberg et Al, 2015). Tujuan : Untuk mengetahui prevalensi kejadian stunting pada anak usia 0-24 bulan di Puskesmas tolo Kab. Jeneponto tahun 2021. Metode : Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan melakukan pengukuran panjang badan, berat badan dan pengisian kuesioner, kemudian data diolah menggunakan SPSS Hasil : Dari hasil penelitian analisis univariat berdasarkan karakteristik individu menunjukkan hasil terbanyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 38 orang, dengan hasil terbanyak rentang usia 12-24 bulan sebanyak 41 orang, dan hasil terbanyak berat badan lahir > 2500 gram sebanyak 58 orang, Berdasarkan Pendidikan ibu didapatkan hasil terbanyak berpendidikan SMA 35 orang, dengan hasil terbanyak pendapatan per kapita > Rp. 510.000.00 sebanyak 26 orang. Sedangkan berdasarkan kejadian stunting di dapatkan hasil terbanyak anak yang normal sebanyak 38 orang, dan pengetahuan ibu tentang gizi di dapatkan hasil terbanyak dengan pengetahuan ibu baik sebanyak 41 orang. Kemudian dari hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,001. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada anak 0-24 bulan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Stunting, Jenis Kelamin, Usia, BBLR, Pendidikan Ibu, Pendapatan perkapita
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Dec 2025 00:16
Last Modified: 10 Dec 2025 00:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51173

Actions (login required)

View Item
View Item