MUSRAN, SRI BINTANG PERMATA RAHMI (2025) HUBUNGAN TINGKAT ANSIETAS, STRESS DAN DEPRESI TERHADAP KEJADIAN SINDROM DISPEPSIA PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN DOKTER UMUM FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN ANGKATAN 2022 = RELATIONSHIP BETWEEN ANXIETY, STRESS AND DEPRESSION LEVELS AND THE INCIDENCE OF DYSPEPSIA SYNDROME IN STUDENTS OF THE GENERAL MEDICINE EDUCATION STUDY PROGRAM, FACULTY OF MEDICINE, HASANUDDIN UNIVERSITY, CLASS 2022. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011201081-at1wEWfpdr3AOc5R-20250625144919.jpeg
Download (276kB) | Preview
C011201081-1-2.pdf
Download (1MB)
C011201081-dp.pdf
Download (189kB)
C011201081-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Masa transisi remaja menuju dewasa awal, khususnya pada mahasiswa kedokteran, kerap diwarnai oleh tekanan akademik dan emosional yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan mental seperti ansietas, stres, dan depresi. Gangguan ini diketahui berpotensi memengaruhi kondisi fisik, salah satunya sindrom dispepsia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat ansietas, stress dan depresi terhadap kejadian sindrom dispepsia pada mahasiswa Prodi pendidikan Dokter Umum Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 303 orang dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling jenis consecutive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami tingkat ansietas normal hingga ringan (26,7%), tingkat depresi sedang (42,7%), dan tingkat stres sedang (42,7%). Sebanyak 61,3% responden dilaporkan mengalami sindrom dispepsia. Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat ansietas, stres, dan depresi dengan kejadian sindrom dispepsia (p < 0,05). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ketiga variabel psikologis tersebut memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian dispepsia pada mahasiswa kedokteran, dengan kecenderungan sindrom dispepsia lebih banyak terjadi pada mereka yang memiliki tingkat ansietas sedang, depresi berat, dan stres sedang Kata kunci: ansietas, stress, depresi, sindrom dispepsia, mahasiswa kedokteran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: ansietas, stress, depresi, sindrom dispepsia, mahasiswa kedokteran. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 03 Dec 2025 03:15 |
| Last Modified: | 03 Dec 2025 03:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51167 |
