SAFII, MUHAMMAD ALI (2025) Analisis Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali di Kabupaten Barru Berdasarkan Conception Rate dan Service Per Conception = Analysis of the Success Rate of Artificial Insemination in Balinese Cattle in Barru Regency Based on Conception Rate and Service Per Conception. D3 thesis, Universitas Hasanuddin.
V016221007-c5Zy71E4k2LduoWw-20250515192711.jpg
Download (352kB) | Preview
V016221007-1-2.pdf
Download (864kB)
V016221007-dp.pdf
Download (421kB)
V016221007-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
MUHAMMAD ALI SAFII. Analisis Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Bali Di Kabupaten Barru Berdasarkan Conception Rate dan Service Per Conception (dibimbing oleh Hasman, S.Pt., M.Si dan Asma’ul Fitriana Nurhidayah., S.Pt., M.Si). Latar belakang. Sapi Bali memiliki latar belakang yang menarik sebagai hasil domestikasi banteng liar, menjadikannya salah satu jenis sapi lokal yang paling khas di Indonesia. Penyebaran sapi Bali tidak terbatas di Indonesia, tetapi juga meluas ke beberapa negara seperti Malaysia, Filipina, dan Australia. Sapi Bali dikenal memiliki keunikan morfologis dan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan tropis, menjadikannya sangat sesuai untuk dibudidayakan di daerah seperti Kabupaten Barru. Pada tahun 2023 mempunyai jumlah populasi ternak sapi sebanyak 61.812 ekor. Tujuan. Penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali di Kabupaten Barru berdasarkan tingkat Conception Rate dan Service Per Conception. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah pengamatan langsung di lokasi penelitian, yaitu pada peternak sapi Bali yang menerapkan teknologi inseminasi buatan dan teknik pengumpulan data wawancara dilakukan dengan cara melakukan wawancara langsung kepada peternak sapi Bali yang menerapkan teknologi inseminasi buatan sebagai responden dalam penelitian ini. Untuk memudahkan proses wawancara, digunakan kuisioner atau daftar pertanyaan yang telah disusun sesuai dengan kebutuhan penelitian. Hasil. Penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai Conception Rate (CR) sebesar 67,9% pada inseminasi buatan pertama, 27,85% pada IB kedua, dan 5,06% pada IB ketiga, dengan total 79 ekor ternak yang berhasil bunting. Kesimpulan. Keberhasilan pelaksanaan Inseminasi Buatan di Kabupaten Barru, yang dievaluasi melalui indikator Conception Rate (CR), mencapai angka 67,09%, mencerminkan hasil yang tergolong baik. Sementara itu, berdasarkan nilai Service Per Conception (S/C) sebesar 1,38, menunjukkan performa yang sangat optimal dalam penerapan teknologi tersebut.
| Item Type: | Thesis (D3) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sapi Bali; Inseminator; Conception Rate, Service Per Conception. |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Vokasi > Teknologi Produksi Ternak |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 03 Dec 2025 03:15 |
| Last Modified: | 03 Dec 2025 03:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51166 |
