Penggunaan Disfemisme dalam Unggahan Akun Kaskus @fufufafa: Pendekatan Stilistika = The Use of Dysphemism in Kaskus @fufufafa Account Posts: A Stylistics Approach


SALSABILA, AULIA (2025) Penggunaan Disfemisme dalam Unggahan Akun Kaskus @fufufafa: Pendekatan Stilistika = The Use of Dysphemism in Kaskus @fufufafa Account Posts: A Stylistics Approach. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F011211007-Cover.jpg

Download (304kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F011211007-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (484kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F011211007-dp(FILEminimizer).pdf

Download (204kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F011211007-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 3 December 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Dalam berkomunikasi di media sosial sering kali menggunakan kata-kata kasar, vulgar, dan sensitif untuk mengungkapkan kemarahan, ketidaksetujuan, dan emosi lainnya, sebagaimana yang digunakan oleh salah satu akun di platform Kaskus, yaitu @fufufafa. Akun ini merupakan akun anonim yang cukup populer karena kerap menghina tokoh atau pejabat publik di komenar unggahannya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan disfemisme dalam komentar-komentar yang diunggah oleh akun Kaskus @fufufafa dari tahun 2015-2019. Metode. Penelitian ini berjenis kualitiatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan stilistika. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan menggunakan teknik dokumentasi (tangkapan layar) dan teknik catat. Unit analisis terdiri atas kalimat-kalimat yang mengandung ekspresi disfemisme. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis disfemisme diwujudkan melalui penggunaan kata atau frasa yang berkonotasi negatif, yaitu (1) istilah-istilah tabu yang berkaitan dengan (a) organ tubuh dan aktivitasnya, (b) julukan atau sapaan binatang, (c) istilah tabu terkait kematian dan penyakit; (2) penghujatan dengan istilah agama (profanity/blasphemy); (3) istilah ejekan terhadap karakter; (4) istilah disfemistik terhadap kemampuan intelektual; (5) istilah disfemistis terkait karakter fisik; dan (6) istilah-istilah ejekan pemilu. Di antara jenis-jenis disfemisme tersebut, ditemukan penggunaan ortofemisme yang digunakan dengan tujuan disfemisme seperti kata ereksi, dan istilah-istilah penyakit seperti stroke, depresi, dan tipes. Setiap bentuk disfemisme tersebut memiliki alasan penggunaannya yang diketahui berdasarkan konteks, yaitu untuk (1) merendahkan orang lain atau menghina dan melukai pihak yang dimaksud, 2) menunjukkan rasa tidak suka dan ketidaksetujuan, (3) memperkuat atau mempertajam hinaan, (4) memberikan penggambaran yang negatif tentang lawan, dan (5) mengungkapkan kemarahan atau kejengkelan. Simpulan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, akun @fufufafa menggunakan beberapa jenis disfemisme dengan alasan-alasan tertentu dalam unggahan komentar di akun Kaskusnya.

Keyword : gaya bahasa, disfemisme, stilistika, Kaskus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Language style, dysphemism, stylistics, Kaskus.
Subjects: P Language and Literature > PC Romance languages
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Indonesia
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 03 Dec 2025 03:13
Last Modified: 03 Dec 2025 03:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51165

Actions (login required)

View Item
View Item