SAHAKA, FAHMI (2025) PRODUKTIVITAS DAN KADAR BRIX BEBERAPA VERIETAS TEBU (Saccharum Officinarum) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK NANOSILIKA CAIR = Productivity and Brix Content of Several Sugarcane (Saccharum officinarum) Varieties under Various Concentrations of Liquid Nanosilica Fertilizer. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
G012212008-roiR0ldtLef59wsE-20250603104837.jpg
Download (467kB) | Preview
G012212008-1-2.pdf
Download (1MB)
G012212008-dp.pdf
Download (106kB)
G012212008-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 December 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Tebu merupakan tanaman penghasil gula terbesar di dunia. Namun, produktivitas tebu saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan gula dalam negeri. Silika merupakan unsur benefisial yang mampu meningkatkan produktivitas dan kadar brix pada tebu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varietas dan konsentrasi pupuk nanosilika yang menghasilkan produktivitas dan kadar brix terbaik. Metode. Penelitian dilakukan pada lokasi perkebunan tebu dari bulan Mei 2023 sampai Mei 2024 di Unit Kebun Takalar, PTPN I Regional 8 yang terletak di Kelurahan Pa'rappunganta, Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan rancangan petak dua faktor, yaitu pupuk nanosilika cair dan varietas tebu. Pupuk nanosilika cair terdiri atas 4 taraf yaitu 0 ml.L-1, 1.0 ml.L-1, 3.5 ml.L-1, dan 5.5 ml.L-1. Varietas tebu antara lain Bululawang, TLH02, dan PS 862. Jumlah plot yang digunakan adalah 4 x 3 = 12 plot, diulang sebanyak 3 kali menjadi 36 plot. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nanosilika memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produktivitas tebu. Kombinasi pupuk cair nanosilika pada taraf 5.5 ml.L-1 dan varietas Bululawang memberikan hasil produktivitas tertinggi. Varietas Bululawang dengan konsentrasi nanosilika 5.5 ml.L⁻¹ memiliki produktivitas 178.06 ton.Ha⁻¹ dengan kadar brix 20.63%. Kadar brix tertinggi dimiliki oleh varietas PS 862 dengan konsentrasi nanosilika 5.5 ml.L⁻¹, yaitu 24% dengan produktivitas sebesar 93.98 ton.Ha⁻¹. Karakter yang memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap produktivitas adalah diameter batang, lebar daun, panjang daun, panjang ruas, jumlah anakan, berat tajuk, berat akar, warna daun, dan NDVI. Karakter yang memberikan pengaruh langsung terhadap produktivitas adalah jumlah anakan (0.406) dan berat tajuk (0.613). Kesimpulan Respon varietas terbaik ditunjukkan pada konsentrasi nanosilika 5.5 ml.L-1. Varietas yang menunjukkan produktivitas dengan respon terbaik terhadap perlakuan adalah varietas Bululawang. Varietas yang kadar brix terbaik terhadap perlakuan adalah varietas PS 862 pada. Varietas Bululawang cocok digunakan untuk mencari produktivitas tertinggi dan varietas PS 862 cocok digunakan untuk mencari kadar brix tertinggi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Produktivitas, Brix, Nanosilika, Tebu, Korelasi, Sidik Lintas. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 03 Dec 2025 03:06 |
| Last Modified: | 03 Dec 2025 03:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51158 |
