Studi Perbandingan Cerita Rakyat Sun Wukung dan Gatotkaca = A Comparative Study of Sun Wukong and Gatotkaca Folk Tales


CITRA, BEBI (2025) Studi Perbandingan Cerita Rakyat Sun Wukung dan Gatotkaca = A Comparative Study of Sun Wukong and Gatotkaca Folk Tales. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F091211030-Cover.jpg

Download (173kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F091211030-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (498kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F091211030-dp(FILEminimizer).pdf

Download (601kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F091211030-Full Text(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 December 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Cerita rakyat memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk identitas budaya, sekaligus menjadi jendela untuk memahami sejarah dan kebudayaan masyarakat masa lalu. Melalui cerita-cerita ini, kita dapat melihat bagaimana orang-orang dahulu memandang dunia, mengatasi kesulitan, dan menetapkan nilai-nilai kehidupan. Dalam konteks ini, Sun Wukong dari mitologi Tiongkok dan Gatotkaca dari cerita rakyat Indonesia merupakan dua tokoh yang layak dikaji. Keduanya adalah tokoh legendaris yang sangat populer dan mencerminkan nilai-nilai budaya di negara masing-masing. Mengingat posisi sentral mereka dalam budaya serta kesamaan narasi kepahlawanannya, analisis komparatif lintas budaya ini akan memperdalam pemahaman tentang pembentukan citra pahlawan Timur serta ekspresi nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Peneliti berupaya melakukan analisis komparatif terhadap elemen intrinsik dan ekstrinsik dari kedua cerita, meliputi tema, latar, karakter, alur, pesan moral, gaya bahasa, dan struktur naratif. Sementara itu, elemen ekstrinsik mencakup nilai budaya, fungsi sosial, pengaruh sejarah, dan genre. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan perbandingan literatur untuk menganalisis dua objek studi, yaitu kisah Sun Wukong dan Gatotkaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cerita memiliki ciri khas yang mencerminkan nilai-nilai budaya yang berbeda. Sun Wukong, "Raja Kera," mengalami perjalanan spiritual yang mendalam, melambangkan pemberontakan dan kebangkitan kesadaran akan penemuan diri. Sementara itu, Gatotkaca digambarkan sebagai pahlawan yang kuat dan setia, mewujudkan keberanian, pengorbanan, serta tanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat. Kisahnya menekankan loyalitas dan nilai-nilai kepahlawanan, sekaligus menonjolkan hubungan spiritual yang erat dengan para dewa. Melalui perbandingan elemen intrinsik dan ekstrinsik ini, penelitian ini tidak hanya mengungkap kesamaan antara kedua tokoh, tetapi juga menonjolkan keunikan dan keragaman ekspresi nilai-nilai budaya dalam konteks masing-masing. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana mitos dan cerita rakyat membentuk identitas budaya serta mentransmisikan nilai-nilai luhur antargenerasi.

Kata kunci : Sun Wukong, Gatotkaca, Unsur intrinsik, Unsur ekstrinsik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sun Wukong; Gatotkaca; internal elements; external element.
Subjects: P Language and Literature > PC Romance languages
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 03 Dec 2025 02:01
Last Modified: 03 Dec 2025 02:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51147

Actions (login required)

View Item
View Item