FAUZAN, AHMAD (2025) Gaya Bahasa Vandalisme di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin: Tinjauan Stilistika = Vandalism Language Style Among Students of the Faculty of Cultural Sciences, Hasanuddin University: A Stylistic Review. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F011211034-Cover.jpg
Download (63kB) | Preview
F011211034-Bab 1-2 (Fileminimizer).pdf
Download (440kB)
F011211034-dp(FILEminimizer).pdf
Download (273kB)
F011211034-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 2 December 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin memiliki kecenderungan menggunakan gaya bahasa yang kreatif, simbolis, dan penuh makna dalam berbagai bentuk ekspresinya termasuk melalui vandalisme. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana penggunaan gaya bahasa vandalisme di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin dan topik-topik yang diekspresikan dalam vandalisme. Metode. Metode pengumpulan data menggunakan metode pustaka dan lapangan dengan melakukan observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Data diperoleh dari ungkapan-ungkapan yang mengandung gaya bahasa vandalisme di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa vandalisme yang ditemukan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin terdapat (1) gaya bahasa pertentangan berjumlah 34 data yang terdiri atas lima gaya bahasa, yaitu gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa paradoks, gaya bahasa ironi, gaya bahasa sarkasme, dan gaya bahasa sinisme, dan (2) gaya bahasa perbandingan berjumlah sepuluh data yang terdiri atas tiga gaya bahasa, yaitu gaya bahasa metafora, gaya bahasa perumpamaan, dan gaya bahasa personifikasi. Lebih lanjut, coretan-coretan yang ditemukan mengandung berbagai topik, antara lain (1) Kritik terhadap fasilitas kampus, seperti keluhan tentang AC, kipas angin, kursi, tembok, dan cat gedung, (2) Protes terhadap institusi atau organisasi, seperti hinaan terhadap BEM, HMI, PMII, FIB, dan Unhas sebagai institusi, (3) Ekspresi emosional, misalnya rasa kecewa, cinta, kekecewaan terhadap perkuliahan atau kehidupan kampus, (4) Sindiran sosial dan budaya, sindiran terhadap senior, atau pandangan tentang kemiskinan dan status sosial, dan (5) Ungkapan eksistensial dan reflektif, seperti tulisan-tulisan bernada puitis yang mengandung makna hidup dan pencarian jati diri. Simpulan. Penemuan dominasi gaya bahasa pertentangan 34 data mengindikasikan adanya kecenderungan mahasiswa untuk menyalurkan kritik atau ketidakpuasan terhadap institusi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam studi stilistika. Temuan ini memberikan kontribusi dalam studi stilistika khususnya pada gaya bahasa yang dapat dipahami bagaimana bahasa digunakan secara kreatif di luar konteks formal.
Kata kunci: stilistika, gaya bahasa, vandalisme.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stylistics, style, vandalism. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 03 Dec 2025 01:56 |
| Last Modified: | 03 Dec 2025 01:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51144 |
