ANALISIS YURIDIS PENGADAAN TANAH KAWASAN PANGAN NUSANTARA SEBAGAI PROYEK STRATEGIS NASIONAL PENYANGGAH IBU KOTA NUSANTARA = JURIDICAL ANALYSIS OF LAND ACQUISITION FOR THE ARCHIPELAGO FOOD BARN AS A NATIONAL STRATEGIC PROJECT IN ORDER TO SUPPORT THE NATIONAL CAPITAL CITY


MAHARDHIKA, PUTERI (2025) ANALISIS YURIDIS PENGADAAN TANAH KAWASAN PANGAN NUSANTARA SEBAGAI PROYEK STRATEGIS NASIONAL PENYANGGAH IBU KOTA NUSANTARA = JURIDICAL ANALYSIS OF LAND ACQUISITION FOR THE ARCHIPELAGO FOOD BARN AS A NATIONAL STRATEGIC PROJECT IN ORDER TO SUPPORT THE NATIONAL CAPITAL CITY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B022231057-hDapeCOfjEloyuw5-20250814134748.jpg

Download (396kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B022231057-1-2.pdf

Download (812kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B022231057-dp.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B022231057-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Puteri Mahardhika (B022231057). Analisis Yuridis Pengadaan Tanah Kawasan Pangan Nusantara Sebagai Proyek Strategis Nasional Penyanggah Ibu Kota Nusantara, dibimbing oleh Andi Suriyaman Mustari Pide. Latar Belakang: Sebagai bagian dari rencana pemindahan Ibu Kota Negara, Kabupaten Donggala terpilih menjadi salah satu wilayah penyanggah Ibu Kota Negara melaui Proyek Strategis Nasional Kawasan Pangan Nusantara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui terkait proses perolehan tanah untuk pengadaan tanah Kawasan Pangan Nusantara di Kabupaten Donggala dan sistem pengelolaan Kawasan Pangan Nusantara di Kabupaten Donggala sebagai Proyek Strategis Nasional Penyanggah Ibu Kota Nusantara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris, dengan melakukan pengumpulan data hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses perolehan tanah untuk pengadaan Kawasan Pangan Nusantara di Kabupaten Donggala masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait proses pengadaan tanah dan ketidakpastian hukum. Meskipun sudah dilakukan pengukuran dan pemetaan tanah oleh BPN, sertifikat tanah yang dijanjikan belum juga diterbitkan, sehingga masyarakat belum memperoleh kepastian atas hak kepemilikan tanah yang dijanjikan untuk diredistribusi. 2) Sistem Pengelolaan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) di Kabupaten Donggala masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan dan belum adanya kebijakan sistem pengelolaan yang bersifat berkelanjutan pada Kawasan Pangan Nusantara. Kesimpulan: Pelaksanaan Kawasan Pangan Nusantara di Kabupaten Donggala masih menghadapi kendala dalam pengadaan tanah akibat ketidakpastian hukum dan belum terbitnya sertifikat tanah yang dijanjikan akan diredistribusikan kepada masyarakat, serta tantangan dalam pengelolaan karena rendahnya partisipasi masyarakat dan belum adanya kebijakan sistem pengelolaan yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Pengadaan Tanah, Kawasan Pangan, Sistem Pengelolaan.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Kenotariatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 01 Dec 2025 06:54
Last Modified: 01 Dec 2025 06:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51128

Actions (login required)

View Item
View Item