IMPLIKASI HUKUM PEMBERIAN HAK GUNA USAHA KEPADA PEMEGANG GOLDEN VISA TERHADAP SISTEM AGRARIA NASIONAL = THE LEGAL IMPLICATIONS OF GRANTING CULTIVATION RIGHTS TO GOLDEN VISA HOLDERS ON THE NATIONAL AGRARIAN SYSTEM


TAOHID, ANDI BAGUS ABADY (2025) IMPLIKASI HUKUM PEMBERIAN HAK GUNA USAHA KEPADA PEMEGANG GOLDEN VISA TERHADAP SISTEM AGRARIA NASIONAL = THE LEGAL IMPLICATIONS OF GRANTING CULTIVATION RIGHTS TO GOLDEN VISA HOLDERS ON THE NATIONAL AGRARIAN SYSTEM. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
B022221046-hs2jEl0VkyLOeaJf-20250815090359.jpg

Download (304kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B022221046-1-2.pdf

Download (466kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B022221046-dp.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B022221046-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Pemberian Hak Guna Usaha kepada pemegang Golden Visa sebagai upaya menarik investor asing berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Pokok Agraria, yang menyatakan bahwa hak milik atas tanah hanya diperuntukkan bagi warga negara Indonesia dan badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji sejauh mana kepastian hukum dalam pemberian Hak Guna Usaha kepada pemegang Golden Visa terhadap sistem agraria nasional, serta menilai dampak kebijakan tersebut terhadap struktur dan prinsip dasar sistem agraria nasional. Metode: Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui wawancara dengan pihak terkait dan studi kepustakaan, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil: Dari penelitian ini mendapati bahwa (1) Kebijakan pemberian Hak Guna Usaha kepada pemegang Golden Visa belum memiliki kepastian hukum yang memadai karena adanya tumpang tindih antara regulasi yang berlaku dan penerapannya di lapangan; (2) Jika kebijakan ini diterapkan tanpa landasan regulasi yang lebih tegas, khususnya terkait potensi pelanggaran terhadap UUPA, maka akan berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum, penyalahgunaan hak atas tanah, serta pergeseran struktur kepemilikan tanah di Indonesia. Kesimpulan: Diperlukan langkah-langkah reformasi dalam sistem agraria nasional untuk mengakomodasi kebutuhan investasi asing tanpa mengabaikan kesejahteraan rakyat dan prinsip-prinsip dasar yang terkandung dalam Undang-Undang Pokok Agraria.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Hak Guna Usaha, Golden Visa, Sistem Agraria
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Kenotariatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 01 Dec 2025 06:50
Last Modified: 01 Dec 2025 06:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51124

Actions (login required)

View Item
View Item