DARWIS, RISKY (2025) Persepsi Wisatawan Terhadap Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan Jalur Pendakian Gunung Bawakaraeng Via Lembanna = "Tourists' Perception of Hygiene, Health, Safety, and Environmental Sustainability on the Mount Bawakaraeng Hiking Trail via Lembanna.". Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M031211030-JDc6SeGvPFZyXj90-20250623144230.jpg
Download (353kB) | Preview
M031211030-1-2.pdf
Download (460kB)
M031211030-dp.pdf
Download (122kB)
M031211030-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Jalur pendakian yang paling sering digunakan oleh wisatawan adalah jalur via Lembanna, yang juga merupakan bagian dari kawasan konservasi. Jalur ini telah menjadi jalur resmi pendakian, peningkatan jumlah pendaki setiap tahunnya belum diimbangi dengan pengelolaan yang memadai, seperti ketiadaan standar operasional prosedur (SOP) pendakian dan lemahnya pengawasan di lapangan. Untuk mendukung pengembangan wisata alam yang berkelanjutan Gunung Bawakaraeng melalui jalur via Lembanna, sangat penting dilakukan penelitian mengenai aspek Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian (K3L).Tujuan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengelola untuk menysusn strategi pengelolaan dan menetapkan SOP yang sesuai. Tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan pengelolaan wisata pendakian yang tidak hanya ramah terhadap wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian ekosisutem pegunungan. Metode. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik wawancara. Pada penelitian ini, teknik wawancara yang digunakan yaitu wawancara terstruktur. menggunakan alat bantu berupa kuesioner. Hasil. variabel kebersihan menunjukkan persentase sebesar 49%. Variabel keselamatan menunjukkan persentase 61%, pada variabel keselamatan adalah sebesar 71%, pada variabel kelestarian mendapatkan presentase 65%. Kesimpulan. Karakteristik demografi seperti usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan berperan penting dalam membentuk persepsi terhadap kondisi jalur pendakian. Karena itu, pengelolah kawasan pendakian Gunung Bawakaraeng Via Lembanna perlu memperhatikan perbedaan karakteristik ini dalam merancang strategi peningkatan fasilitas, terutama dalam aspek kebersihan untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik dan berkelanjutan bagi seluruh pengunjung dan dapat menjaga dan melestarikan Gunung Bawakaraeng jalur Pendakian Via Lembanna
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bawakaraeng; Lembanna; wawancara terstruktur ;karakteristik demografis |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 04:41 |
| Last Modified: | 01 Dec 2025 04:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51107 |
