Orang Mamuju Di Bontang : Migrasi Dan Diaspora Dalam Pembentukan Kampung Di Atas Laut 1955-1990 = The Mamuju People in Bontang: Migration and Diaspora in the Formation of a Village on the Sea 1955–1990.


NALDI, NALDI (2025) Orang Mamuju Di Bontang : Migrasi Dan Diaspora Dalam Pembentukan Kampung Di Atas Laut 1955-1990 = The Mamuju People in Bontang: Migration and Diaspora in the Formation of a Village on the Sea 1955–1990. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F061211053-Cover.jpg

Download (284kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F061211053-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (628kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F061211053-dp(FILEminimizer).pdf

Download (241kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F061211053-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 18 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini berangkat dari peristiwa pemberontakan DI/TII di Mamuju yang menyebabkan masyarakat Mamuju meninggalkan kampung halaman demi keselamatan. Dalam proses migrasi tersebut, mereka membangun kampung di atas laut pertama yang dikenal sebagai Tihi-Tihi pada 1955, kemudian pada 1957 mendirikan pemukiman di daratan Bontang bernama Sampoang lalu sebagian dari mereka kembali menetap di Tihi-Tihi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana proses migrasi orang Mamuju hingga terbentuknya kampung di atas laut, dan (2) mengapa sebagian dari mereka menetap di kampung atas laut dan sebagian lainnya di daratan. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, dengan mengandalkan sumber primer berupa arsip dan wawancara dengan narasumber yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa migrasi terjadi dikarenakan faktor ketidakamanan sebagai faktor pendorong dan faktor ekonomi sebagai faktor penarik. Migrasi terjadi dalam beberapa tahapan yaitu akibat pemberontakan DI/TII 1955-1963, periode banjir cup 1967-1980 dan pembangunan PT Badak tahun 1974. Adapun alasan orang Mamuju kembali bermukim di atas laut dikarenakan permasalahan tanah sejak tahun 1960. Pada awalnya tanah dapat dimiliki secara bebas, namun seiring waktu menjadi terbatas akibat tanah sudah diperjual belikan dan dikuasai negara melalui UUPA 1960. Selain itu, tanah yang awalnya mereka klaim secara bebas sejak 1957 terkena kebijakan pembebasan lahan untuk pembangunan perusahaan PT Badak tahun 1974. Maka dari itu, hal inilah yang menyebabkan sebagian orang Mamuju migrasi awal dan para pendatang yang datang belakangan terpaksa membangun permukiman di atas laut, seperti di Tihi Tihi atau Malahing.

Kata Kunci: Tihi-Tihi, Malahing, Migrasi, Diaspora, Kampung di atas laut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tihi-Tihi, Malahing, Migration, Diaspora, Sea-based village.
Subjects: P Language and Literature > PC Romance languages
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 01 Dec 2025 03:38
Last Modified: 01 Dec 2025 03:38
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51094

Actions (login required)

View Item
View Item