KARTIKA WARDANA, EKA (2025) PENGARUH PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KTH TANAH DARAE WALEMPING DESA PESSE KABUPATEN SOPPENG = THE IMPACT OF THE COMMUNITY FOREST PROGRAM ON IMPROVING THE WELL-BEING OF THE TANAH DARAE WALEMPING FOREST FARMERS GROUP IN PESSE VILLAGE, SOPPENG REGENCY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211247-YWvrxFCmbSKzBNl0-20250619004757.jpg
Download (254kB) | Preview
M011211247-1-2.pdf
Download (86kB)
M011211247-dp.pdf
Download (79kB)
M011211247-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Hutan Kemasyarakatan (HKm) adalah program pemerintah yang memberi izin kepada masyarakat untuk mengelola hutan negara secara adil dan berkelanjutan. Kelompok Tani Hutan (KTH) Tanah Darae Walemping di Desa Pesse, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, memanfaatkan program ini untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan hasil hutan yang mendukung penghasilan dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program HKm terhadap kesejahteraan (Well-being) petani melalui analisis aspek-aspek seperti pendapatan, aset rumah tangga, kesehatan lingkungan, ketahanan pangan, akses keadilan, relasi sosial, keamanan, kepuasan hidup, dan penggunaan lahan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan dianalisis berdasarkan indikator tingkat kesejahteraan (Well-Being). Program Hutan Kemasyarakatan (HKm) memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat KTH Tanah Darae, yang mayoritas anggotanya berusia produktif (30–64 tahun) dan didominasi laki-laki (79%). Sebanyak 60,7% responden bekerja sebagai petani dan memanfaatkan lahan untuk komoditas ekonomi seperti aren dan kemiri, rendahnya tingkat pendidikan memengaruhi pengelolaan hutan. Pendapatan utama mereka berasal dari hasil hutan bukan kayu (HHBK), namun ketergantungan pada sumber daya musiman menyebabkan pendapatan tidak stabil, sebagian besar di bawah Rp 18.000.000. Program Perhutanan Sosial memberikan kepastian hukum pengelolaan lahan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, meskipun partisipasi dalam pengambilan keputusan masih didominasi oleh ketua KTH. Peningkatan kesejahteraan masyarakat dipengaruhi oleh keterlibatan dalam pengambilan keputusan dan akses pasar yang lebih baik. Program HKm berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan aset dan keberlanjutan lingkungan. Namun, peningkatan partisipasi dan akses pasar menjadi kunci keberlanjutan program ke depan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 01:01 |
| Last Modified: | 01 Dec 2025 01:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51090 |
