HASIMA, RAHMAN (2025) HAKIKAT HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL ATAS MEREK SEBAGAI OBJEK JAMINAN UTANG = The Nature of Intellectual Property Rights on Trademarks as Objects of Debt Collateral. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B013221028-olU1AgIBWzEDMeaq-20250811115659.jpg
Download (375kB) | Preview
B013221028-1-2.pdf
Download (394kB)
B013222021-dp.pdf
Download (375kB)
B013221028-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Hak atas Merek dapat dijadikan objek jaminan utang karena hak atas Merek merupakan benda bergerak tidak berwujud yang dapat dialihkan dan mempunyai nilai ekonomis. Namun, dalam prakteknya lembaga keuangan belum menerima hak atas Merek sebagai jaminan utang, sehingga menimbulkan belum adanya kepastian hukum bagi pemilik Merek. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan merumuskan standar dalam menentukan nilai ekonomi hak atas Merek sebagai objek jaminan utang; dasar pertimbangan lembaga keuangan belum menerima hak atas Merek sebagai objek jaminan utang; dan konsep ideal hak atas Merek sebagai objek jaminan utang yang memberikan kepastian hukum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan. Pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi kepustakaan dan dianalisis secara preskriptif. Kesimpulan: 1) Standar dalam menentukan nilai ekonomi hak atas Merek sebagai objek jaminan utang mencakup beberapa elemen penting meliputi sertifikat Merek sebagai bukti kepemilikan Merek, peralihan Merek melalui perjanjian lisensi, reputasi Merek yang baik dengan pangsa pasar yang jelas, serta tercatat dalam laporan keuangan yang penilaiannya menggunakan metode pendekatan biaya (cost approach), pendekatan pasar (market approach) dan pendekatan pendapatan (income approach); 2) Dasar pertimbangan lembaga keuangan bank maupun non bank belum menerima hak atas Merek sebagai objek jaminan utang karena belum adanya pengaturan yang eksplisit dan petunjuk teknis di Lembaga keuangan bank maupun non bank mengenai mekanisme pembebanan hak atas Merek sebagai objek jaminan, sulitnya menentukan nilai hak atas Merek dan lembaga yang berwenang melakukan valuasi, serta eksekusi hak atas Merek jika terjadi gagal bayar yang tidak mudah untuk dijual; dan 3) Konsep ideal hak kekayaan intelektual atas Merek sebagai objek jaminan utang yang memberikan kepastian hukum adalah adanya Lembaga Penilai HKI untuk menentukan nilai aset hak atas Merek sebagai jaminan yang diatur dalam UU Merek dan Indikasi Geografis dan pengikatan Merek dengan jaminan fidusia melalui akta jaminan fidusia dengan dilakukan pendaftaran di Kantor Pendaftaran Fidusia sehingga mempunyai kekuatan eksekutorial. Temuan: Pembentukan Lembaga Penilai HKI yang menangani valuasi hak atas Merek, sehingga lembaga keuangan bank dan non bank dapat mengetahui nilai aset dari hak atas Merek yang dijadikan dasar untuk memberikan pinjaman kredit.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Atas Merek; Jaminan Utang; Hak Kekayaan Intelektual |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 07:20 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 07:20 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51077 |
