ANALISIS KERAPATAN VEGETASI, KENYAMANAN TERMAL DAN KEPADATAN PENDUDUK DALAM PENENTUAN LOKASI PRIORITAS PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN PERKOTAAN BELOPA = ANALYSIS OF VEGETATION DENSITY, THERMAL COMFORT, AND POPULATION DENSITY IN DETERMINING PRIORITY LOCATIONS FOR GREEN OPEN SPACE DEVELOPMENT IN THE URBAN AREA OF BELOPA


AQTAR HALID, MUH. (2025) ANALISIS KERAPATAN VEGETASI, KENYAMANAN TERMAL DAN KEPADATAN PENDUDUK DALAM PENENTUAN LOKASI PRIORITAS PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN PERKOTAAN BELOPA = ANALYSIS OF VEGETATION DENSITY, THERMAL COMFORT, AND POPULATION DENSITY IN DETERMINING PRIORITY LOCATIONS FOR GREEN OPEN SPACE DEVELOPMENT IN THE URBAN AREA OF BELOPA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211219-bY2Wivhqg61XKoHR-20250626124451.jpg

Download (511kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211219-1-2.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211219-dp.pdf

Download (155kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011211219-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 June 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan perubahan iklim telah mendorong alih fungsi ruang terbuka hijau (RTH) menjadi lahan terbangun di Perkotaan Belopa yang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, peningkatan suhu permukaan, serta penurunan kerapatan vegetasi. Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis menjadi pendekatan strategis untuk mengidentifikasi wilayah prioritas pengembangan RTH sebagai solusi adaptif terhadap tantangan lingkungan sekaligus mendukung perencanaan kota yang berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distibusi dan kebutuhan RTH, mengkaji distribusi indeks kerapatan vegetasi, kenyamanan termal, dan kepadatan penduduk serta menentukan lokasi prioritas pengembangan ruang terbuka hijau. Metode. Penelitian ini menggunakan citra Landsat 8 OLI/TIRS, data Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan kepadatan penduduk. Penentuan prioritas pengembangan RTH dilakukan melalui analisis weighted overlay berdasarkan variabel indeks kenyamanan, indeks vegetasi, dan kepadatan penduduk. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk di wilayah studi mencapai 38.974 jiwa dengan tingkat kepadatan sebesar 623,68 jiwa/km². Kondisi aktual ruang terbuka hijau (RTH) belum memenuhi standar minimal 30% dari luas wilayah, dengan tutupan vegetasi dalam kategori menengah seluas 1.651,14 hektar. Nilai suhu permukaan berada dalam kisaran 19,8°C hingga 30°C, sementara indeks kenyamanan termal berada pada rentang 21°C hingga 27°C. Hasil overlay menunjukkan bahwa seluas 794,06 hektar merupakan wilayah yang diprioritaskan untuk pengembangan RTH, dan 111,04 hektar di antaranya tergolong sangat diprioritaskan. Kesimpulan. Pemerintah daerah sebaiknya memfokuskan penambahan RTH pada wilayah-wilayah dengan skor prioritas tinggi dan memaksimalkan proporsi ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan Belopa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: perkotaan belopa; ruang terbuka hijau; kerapatan vegetasi; kenyamanan termal; weighted overlay
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 01 Dec 2025 02:19
Last Modified: 01 Dec 2025 02:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51076

Actions (login required)

View Item
View Item